MEMPERSIAPKAN PENSIUN UNTUK PNS

Sebagai PNS banyak fasilitas yang didapatkan dalam hal keuangan, diantaranya adalah pensiun dan askes seumur hidup.
Dapat diketahui jumlah pensiunan PNS, TNI dan POLRI yang bejumlah 2,5 juta jiwa pada Tahun Anggaran 2012 membutuhkan Anggaran sebesar 68 Triliun Rupiah (kurang lebih sekitar 5-6 % dari APBN Tahun 2012) dan Angka ini akan terus meningkat pada tahun-tahun berikutnya. Akan tetapi apakah uang pensiun yang nantinya diterima sudah mencukupi untuk kebutuhan pensiun?

Diluar sana, untuk yang tidak berprofesi sebagai PNS, mereka harus mengusahakan sendiri dana pensiun mereka sendiri.Sedangkan untuk fasilitas kesehatanpun untuk individu yang tidak berprofesi sebagai PNS, mereka harus membeli asuransi kesehatan secara pribadi jika fasilitas kesehatan tersebut tidak ditanggung oleh pemberi kerja. Fasilitas inipun hanya berlaku selama mereka bekerja (usia 55 tahun), Bagi mereka yang membeli asuransi kesehatan pribadi mereka hanya mendapatkan asuransi kesehatan hanya maksimal sampai dengan usia 65 tahun.

Pada kesempatan Kali ini saya akan sedikit berbagi tentang bagaimana mempersiapkan pensiun untuk PNS.

Memang sangat luar biasa fasilitas yang diberikan pemerintah kepada pensiunan PNS-nya.
Hal ini yang kadang lupa bagi para PNS untuk merencanakan kehidupan dan keuangan mereka untuk menghadapi pensiun sedini mungkin.

Beberapa alasan penolakan atau menunda merencanakan dana pensiun :

1. Seorang PNS jadi tidak perlu lagi dana pensiun karena akan mendapat dari Negara
2. Masih muda
3. Masih banyak tanggungan keluarga
4. Belum bisa menabung
5. Banyak anak, pasti aka nada yang menampung bila pensiun.
Padahal Jika Anda sadar akan hal ini, akan lebih ringan jika Anda memulai dalam waktu yang lama dibandingkan dengan Anda mempersiapkannya di waktu yang mepet ketika Anda mau memasuki usia pensiun.Nanti kita coba lihat perbandingannya. Sebaiknya Perencanaan Pensiun adalah dari Anda, oleh Anda dan Untuk Anda. Jangan mengharapkan uang pensiun dengan memelas belas kasihan orang lain, anak ataupun saudara-saudara Anda.

Ternyata dana yang dibutuhkan untuk pensiun kelak tidak sedikit.Apabila Anda mau cermat, biasanya uang pensiun yang Anda terima pada saat Anda pensiun nanti tidak lebih dari 25% pada saat Anda bekerja.

Ilustrasinya seperti ini, Misalkan Anda selama hampir lebih dari 25 tahun bekerja, Anda pensiun dengan Jabatan terakhir Anda sebagai eselon 3,penghasilan pejabat setingkat Kepala Bagian atau Eselon 3 adalah kira-kira sekitar Rp. 15 juta belum termasuk uang perjalanan, uang makan, honor dll. Lalu diasumsikan mendapat ruang gaji pokok tertinggi di skema PNS adalah Rp. 4juta.  sehingga paling tinggi pensiunan hanya menerima Rp 4 juta x 80% = Rp. 3,2 juta. Jumlah tersebut hanya sekitar 22% dari penghasilan awal, apakah Anda sudah siap dengan kenyataan tersebut?
Sebenarnya bagaimana cara yang paling mendekati untuk menghitung berapa kebutuhan pensiun Anda nantinya.

Beberapa hal yang perlu disiapkan dalam merencanakan dana pensiun :

1. Tentukan usia pensiun anda . Misalnya usia Anda saat ini 30 tahun dan akan pensiun di usia 55, berarti 25 tahun lagi Anda pensiun.

2. Tentukan biaya perbulan yang diharapkan sama dengan jumlah uang saat ini, untuk pensiun anda nanti.dengan memperhitungkan nilai inflasi.

misalkan saat ini anda butuh 5 juta per bulan atau 60 juta pertahun, dan biaya itu dihitung dengan future value inflasi 10% maka  25 tahun mendatang sama dengan 54,17  juta perbulan atau 650 juta pertahun

  1. 3. Tentukan berapa lama anda akan menggunakan dana pensiun anda.

Misalnya : 20 tahun setelah usia pensiun.

Maka Anda hitung berapa nilai yang anda butuhkan atau kapital yang anda butuhkan untuk membangun nilai pensiun selama 20 tahun untuk ditabung dalam bentuk deposito dan tiap tahunnya anda gunakan sebagai biaya untuk pensiun.

contoh: asumsi nilai bunga deposito yang berlaku pada saat 20 tahun lagi adalah nett setelah pajak adala 6,5%

Maka Kapital yang anda butuhkan sampai dengan tahun ke 20 adalah 16.880.000.0000 (16,88 Milyar). Suatu Angka yang fantastis. Kemudian Anda tabung ke dalam deposito dari usia pensiun 55 hingga usia 75 tahun. tiap tahun bunga depositonya akan menambah modal deposito Anda, dan tiap tahun hingga usia 75 Anda dapat gunakan sebagai kebutuhan biaya pensiun Anda. Sudah terbayang bukan berapa Modal yang Anda butuhkan untuk pensiun.

4.    Tentukan tabungan investasi yang dapat memberi anda return yang lebih daripada inflasi 10%, sehingga Anda dapat menabung tiap bulannya sehingga mendapatkan Modal yang Anda Butuhkan untuk pensiun.

Contoh : Anda mempunyai investasi yang dapat memberikan return sebesar 25% pertahun, maka untuk mencapai 16,88 milyar Anda perlu investasi per bulan sebesar Rp725.741. Untuk lebih jelas lihat contoh perhitungan pensiun usia 30.

Dengan penghasilan yang sama 5 juta dan kebutuhan pensiun yang sama pula nilai 5 juta saat ini, dari usia 55 hingga 75, jika Anda menunda untuk baru berinvestasi pensiun secara pribadi pada usia 40, maka kebutuhan dana pensiun Anda adalah Rp6.511.096.995 dan untuk mencapai itu, Anda membutuhkan investasi bulanan sebesar Rp3.307.865, dengan menunda 10 tahun besar investasi yang diperlukan 4 kali lipat lebih besar. Lihat contoh Perhitungan Pensiun Usia 40

Terlihat dari Perhitungan bahwa waktu sangat memegang peranan penting dalam membentuk dana yang dibutuhkan untuk membentuk dana pensiun. Mengorbankan kegiatan menabung dan berinvestasi hari ini. Maka bayarannya akan sangat mahal di masa depan.. DO IT NOW
Berikut tips yang dapat dilakukan untuk perencanaan pensiun

  1. Mulai hitung kebutuhan pensiun Anda sedini mungkin. sesegera mungkin Anda memulainya, Anda akan semakin realistis dalam menghitung untuk memenuhi kebutuhan pensiun Anda kelak, dan berapa nilai yang perlu Anda sisihkan tiap bulannya untuk pensiun tersebut. (Menyadari akan kebutuhan dan kemampuan)
  2. Untuk Tujuan keuangan Dana Pensiun investasi jangka panjang diatas 5 tahun Anda dapat menggunakan investasi yang agresif seperti reksadana saham dengan kisaran return rata-rata 20%-25% per tahun.
  3. Bagi Anda yang baru bekerja kurang dari 10 tahun sebaiknya Anda mempersiapkan untuk membeli asuransi jiwa berjangka (dengan premi murah dan manfaat besar). Karena menurut ketentuan bagi PNS yang meninggal dengan masa kerja kurang dari 10 tahun. Maka jandanya atau pengampunya tidak akan mendapatkan uang pensiun.
  4. Bagi Anda yang akan memasuki usia pensiun dan memiliki asset tidak lancar tidak produktif lebih besar dibandingkan asset lancar (kas atau setara kas). ada baiknya untuk mengurangi asset tidak lancar yang membutuhkan biaya maintenance dan pajak yang biayanya cukup besar (Seperti rumah atau tanah yang tidak disewakan, ataupun kendaraan). Anda harus menyadari ketika pensiun kelak penghasilan Anda berkurang dari penghasilan Anda saat ini, dan jika harus membayar pajak PBB, pajak kendaraan bermotor dan maintenance (air,listrik) maka ini akan menjadi beban Anda.
  5. Bagi yang akan memasuki usia pensiun cobalah untuk merintis Second Career. Seseorang yang telah memasuki masa pensiun biasanya mempunyai banyak waktu luang, Dengan memanfaatkan keterampilan dan pengalaman selama bekerja kita masih bisa berkarya dengan memanfaatkan ilmu yang kita punya. Banyak profesi yang tidak memerlukan waktu kerja penuh seperti mengajar, konsultan, atau menulis buku/artikel. Mungkin hal ini terlihat remeh namun dengan mempunyai karir kedua, di satu sisi tetap mendapat penghasilan tambahan dan ilmu yang dipunya masih bisa bermanfaat bagi orang lain.

Bagaimana dengan anda? Sudahkan anda mempersiapkan masa hari tua anda?

START FROM NOW…

PERENCANAAN PENSIUN USIA 30
Usia Sekarang

30

Usia Akan Pensiun

55

Perkiraan Usia

75

Waktu Investasi

25

Penghasilan saat ini

Rp5.000.000

Penghasilan saat ini pertahun

Rp60.000.000

Penyesuaian Penghasilan

100%

Penyesuaian Penghasilan Saat ini

Rp5.000.000

Penyesuaian Penghasilan tahunan saat ini

Rp60.000.000

Inflasi Riil Tahunan

10%

Nilai Pensiun Akan datang bulanan

Rp54.173.529,72

Nilai Pensiun akan datang tahunan

Rp650.082.356,60

SBI

6,5%

Kebutuhan Dana Pensiun

Rp16.888.108.737

return investasi

25%

Investasi bulanan

Rp725.741

Usia

Tahun

 DANA PENSIUN

 BUNGA SBI

 BIAYA PENSIUN

 SISA

56

1

                   16.888.108.737                1.097.727.068                  650.082.357                17.335.753.448

57

2

                   17.335.753.448                1.126.823.974                  715.090.592                17.747.486.830

58

3

                   17.747.486.830                1.153.586.644                  786.599.651                18.114.473.822

59

4

                   18.114.473.822                1.177.440.798                  865.259.617                18.426.655.004

60

5

                   18.426.655.004                1.197.732.575                  951.785.578                18.672.602.001

61

6

                   18.672.602.001                1.213.719.130              1.046.964.136                18.839.356.995

62

7

                   18.839.356.995                1.224.558.205              1.151.660.550                18.912.254.650

63

8

                   18.912.254.650                1.229.296.552              1.266.826.605                18.874.724.597

64

9

                   18.874.724.597                1.226.857.099              1.393.509.265                18.708.072.431

65

10

                   18.708.072.431                1.216.024.708              1.532.860.192                18.391.236.947

66

11

                   18.391.236.947                1.195.430.402              1.686.146.211                17.900.521.138

67

12

                   17.900.521.138                1.163.533.874              1.854.760.832                17.209.294.180

68

13

                   17.209.294.180                1.118.604.122              2.040.236.915                16.287.661.387

69

14

                   16.287.661.387                1.058.697.990              2.244.260.607                15.102.098.770

70

15

                   15.102.098.770                    981.636.420              2.468.686.667                13.615.048.523

71

16

                   13.615.048.523                    884.978.154              2.715.555.334                11.784.471.343

72

17

                   11.784.471.343                    765.990.637              2.987.110.867                  9.563.351.113

73

18

                     9.563.351.113                    621.617.822              3.285.821.954                  6.899.146.981

74

19

                     6.899.146.981                    448.444.554              3.614.404.150                  3.733.187.385

75

20

                     3.733.187.385                    242.657.180              3.975.844.565                                           0
PERENCANAAN PENSIUN USIA 40
Usia Sekarang

40

Usia Akan Pensiun

55

Perkiraan Usia

75

Waktu Investasi

15

Penghasilan saat ini

Rp5.000.000

Penghasilan saat ini pertahun

Rp60.000.000

Penyesuaian Penghasilan

100%

Penyesuaian Penghasilan Saat ini

Rp5.000.000

Penyesuaian Penghasilan tahunan saat ini

Rp60.000.000

Inflasi Riil Tahunan

10%

Nilai Pensiun Akan datang bulanan

Rp20.886.240,85

Nilai Pensiun akan datang tahunan

Rp250.634.890,16

SBI

7%

Kebutuhan Dana Pensiun

Rp6.337.441.366

return investasi

25%

Investasi bulanan

Rp3.307.865

Usia

Tahun

 DANA PENSIUN

 BUNGA SBI

 BIAYA PENSIUN

 SISA

56

1

                     6.337.441.366                    427.777.292                  250.634.890                  6.514.583.768

57

2

                     6.514.583.768                    439.734.404                  275.698.379                  6.678.619.793

58

3

                     6.678.619.793                    450.806.836                  303.268.217                  6.826.158.412

59

4

                     6.826.158.412                    460.765.693                  333.595.039                  6.953.329.066

60

5

                     6.953.329.066                    469.349.712                  366.954.543                  7.055.724.236

61

6

                     7.055.724.236                    476.261.386                  403.649.997                  7.128.335.625

62

7

                     7.128.335.625                    481.162.655                  444.014.997                  7.165.483.283

63

8

                     7.165.483.283                    483.670.122                  488.416.496                  7.160.736.908

64

9

                     7.160.736.908                    483.349.741                  537.258.146                  7.106.828.503

65

10

                     7.106.828.503                    479.710.924                  590.983.961                  6.995.555.467

66

11

                     6.995.555.467                    472.199.994                  650.082.357                  6.817.673.104

67

12

                     6.817.673.104                    460.192.935                  715.090.592                  6.562.775.446

68

13

                     6.562.775.446                    442.987.343                  786.599.651                  6.219.163.137

69

14

                     6.219.163.137                    419.793.512                  865.259.617                  5.773.697.033

70

15

                     5.773.697.033                    389.724.550                  951.785.578                  5.211.636.004

71

16

                     5.211.636.004                    351.785.430              1.046.964.136                  4.516.457.298

72

17

                     4.516.457.298                    304.860.868              1.151.660.550                  3.669.657.616

73

18

                     3.669.657.616                    247.701.889              1.266.826.605                  2.650.532.900

74

19

                     2.650.532.900                    178.910.971              1.393.509.265                  1.435.934.606

75

20

                     1.435.934.606                      96.925.586              1.532.860.192                                         (0)
Iklan

11 thoughts on “MEMPERSIAPKAN PENSIUN UNTUK PNS

  1. Ketika pensiun, gaji atau Pendapatan Rutin kita hilang atau turun banyak sekali.
    Padalah Pengeluaran Rutin tidak bisa dihilangkan dan susah dikurangi.

    Dilihat dari hasil-investasi, dapat dibagi 3, yaitu;
    1. investasi yang hasil-nya Cash Flow atau Pendapatan Rutin,
    2. investasi yang hasil-nya Capital Gain atau Apresiasi/Kenaikan Harga,
    3. investasi yang menghasilkan Cash Flow dan Capital Gain.

    Apakah investasi kita mengarah/fokus pada yang menghasilkan Cash Flow..?
    … khan nanti ini yang akan hilang.

    Apakah investasi kita dirasakan manfaatnya sekarang..?
    kalau SEKARANG,
    … maka masih ada waktu untuk memperbaiki, menambah atau melakukan koreksi, bila diperlukan…

    kalau NANTI,
    … maka harus berhasil, tidak boleh tidak.. padahal sudah tidak ada waktu dan tenaga.
    … dan tidak ada yang menjamin bahwa semua usaha pasti berhasil..

    Bagaimana solusi-nya..?

    salam,
    BUDI Rachmat .

    Twitter @ http://twitter.com/budi_rachmat .

  2. SOLUSI dari tulisan saya di atas (sebelumnya) adalah…

    Targetkan investasi anda yang menghasilkan Cash Flow / Pendapatan Rutin…

    dan lakukan investasi tsb sekarang juga…
    … agar hasilnya terasa sekarang / saat ini…
    … agar masih ada waktu dan tenaga untuk melakukan koreksi, bila perlu

    apalagi investasi tsb dilakukan ketika / saat masih produktif, masih punya gaji atau Pendapatan Rutin…

    salam,
    BUDI Rachmat .

    Twitter @ http://twitter.com/budi_rachmat .

  3. Salam Pak Budi Rahmat,
    untuk menghasilkan cashflow di masa tua tanpa Anda harus bekerja
    Anda perlu untuk membuat asset aktif Anda yang dapat menghasilkan pasif incomne
    ada 3 cara yang bisa Anda gunakan:
    1. Miliki bisnis sendiri, dimana bisnis ini Anda sudah sebagai ownernya dan pengelolaan diserahkan pada pihak profesional.
    Jadi tanpa harus bekerja bisnis ini sudah dapat memberikan penghasilan rutin untuk Anda
    2. Bisa dari properti, properti ini Anda dapat gunakan untuk memberikan cashflow masuk untuk Anda, bisa dari biaya sewanya
    3. Punya surat berharga, misalnya obligasi ataupun deposito, inipun dapat memberikan cashflow positif untuk Anda

    dengan mempunyai ketiganya, saya harap Pak Budi sudah mencapai financial freedom..
    Selamat memiliki Asset Aktif..

  4. semua investasi adalah bagus…
    semua ichtiar finansial yang dilakukan adalah bagus…
    … BILA…. sesuai dengan TARGET / TUJUAN yang di-ingin-kan…

    Investasi yang dilakukan sekarang dengan target / tujuan-nya di-harap-kan nanti…
    … maka investasi tsb bagus atau tidak-nya hanya bisa dilihat, dinilai,dan dirasakan NANTI, ketika hasilnya diterima.

    Nanti, nanti, nanti…
    … apakah nanti akan sesuai dengan target ga ya…? “time will tell”…

    investasi (walaupun tujuannya untuk hari tua/pensiun)..,
    – bila bisa dirasakan saat ini, saat masih produktif akan lebih bermanfaat,
    … karena koreksi (bila perlu) masih bisa dilakukan.

    – bila ingin dirasakan nanti, usahakan “nanti” adalah 5 tahun sebelum masa pensiun tiba…,
    … karena koreksi (bila perlu) masih bisa dilakukan.

    mohon koreksinya atas pandangan saya di atas…

    KARENA….

    Dalam hal finansial maka investasi yang disebut bagus adalah…
    … investasi yang meningkatkan kemampuan kita sebagai investor..
    … ichtiar yang meningkatkan kemampuan kita sebagai pelaku…

    apakah investasi di properti bagus..?
    apakah investasi di paper asset (saham, reksadana dll) bagus..?
    … bergantung,
    … bergantung dari HASIL-nya apakah sesuai dengan TARGET / TUJUAN-nya…

    secara finansial untuk mengukur bagus tidaknya kondisi keuangan kita (pribadi) harus dilihat dari laporan keuangan kita.
    … TANPA laporan keuangan, kita tidak bisa menilai bagus atau tidaknya.

    apakah suatu perusahaan dalam keadaan bagus, sehat, berkembang…
    … harus dilihat dari laporan keuangan-nya…
    … bukan dilihat dari berapa mobil yang dimiliki…
    … bukan dilihat dari dimana kantor-nya ber-ada/lokasi…

    JADI, kita harus memiliki laporan keuangan…
    … untuk mengukur perkembangan kondisi finansial kita…
    … agar dapat dilihat, dikoreksi kondisi finansial kita, bila dirasakan perlu.

    BAGAIMANA CARA MEMBUAT laporan keuangan yang memberdayakan kita..?

    di bahwa ini adalah salah satu cara yang sangat simpel (tapi sangat memberdayakan kita).

    Laporan Keuangan ala Robert Kiyosaki, terdiri dari, sbb…
    1. Catatan Arus-Kas (Income dan Expenses)… = “AKIBAT”… dan…
    2. Catatan Harta (Asset dan Liability)…. = “SEBAB”..

    laporan keuangan tsb memperlihatkan SEBAB dan AKIBAT-nya…

    RUMUS simpel-nya…
    – ASSET adalah apapun yang menyebabkan timbulnya “sesuatu” di kolom INCOME..,
    sebaliknya…
    – LIABILITY adalah apapun yang menyebabkan timbulnya “sesuatu” di kolom EXPENSES.

    contoh simpel…
    apakah properti yang kita miliki adalah Asset atau Liability…
    … properti adalah properti..
    … properti adalah harta…

    TAPI dalam laporan keuangan kita, dapat terlihat Sebat-Akibat-nya…
    … bila kita me-TERIMA uang..? … properti adalah Asset.
    … bila kita me-KELUAR uang..? … properti adalah Liability.

    BILA properti tsb kita beli dgn KPR dan kita ingin menikmati hasilnya NANTI (harapan)…
    maka dalam catatan keuangannya…

    Sekarang (saat ini)…
    … Properti adalah Liability, akibatnya cicilan (Expenses)…

    NANTI, harapan-nya…
    … Properti akan menjadi Asset, akibatnya me-TERIMA hasil sewa properti.

    Nanti adalah harapan… dan
    … harapan adalah harapan..

    Lebih cepat harapan tsb ter-realisasi-kan, akan lebih baik…
    … bila sesuai harapan, mungkin masih ada waktu untuk menambah..
    … bila tidak sesuai dengan harapan, masih ada waktu untuk meng-koreksi-nya..

    Pemahaman Lap KEU (ala Robert Kiyosaki) ini adalah apa yang disebut dengan MELEK FINANSIAL = Financial Literary.

    “Cara” (pemahaman) di atas sering saya sharing ke teman2…
    antara lain, baca di sini: http://on.fb.me/A0U6cx .

    Demikian sharing saya.
    Mohon koreksinya, karena sayapun masih belajar…. sambil ber-tindak (action).
    saya sering “kejeblos” juga, tapi karena masih usia produktif, masih sanggup melakukan koreksi.

    Mohon bimbingannya.

    salam,
    BUDI Rachmat

    Twitter @ http://twitter.com/budi_rachmat .

  5. artikel yang sangat menarik dan mengedukasi mas..
    yang saya mau tanya, bagaimana cara menghitung nilai yang akan terbentuk di masa depan, jika uang yang dibutuhkan sekarang adalah 3000000 dengan inflasi 10%
    dan bagaimana menghitung investasi perbulan dengan nilai return mencapai 8%
    saya berharap mendapatkan rumusnya mas 🙂

    Terima kasih

  6. Salam kenal, mohon ijin pasang link ke situs ini. Pak Pandji, bisakah memberi saran dimana saya bisa memulai investasi reksadana?

  7. Dear Ibu Eka,
    salam kenal juga bu,
    silahkan untuk memasang link ke blog saya,
    untuk memulai investasi reksadana Anda dapat membelinya di bank agen penjual reksadana ataupun ke manajer investasi nya langsung
    untuk rekomendasi saya akan share secara pribadi dan tidak di publish di blog ini karena saya menjaga independensi saya..
    Selamat berinvestasi…

  8. Dear Mbak Asri,
    salam kenal da sayang yah.. pertanyaannya gak lengkap, ini mau dihitung untuk berapa tahun Mbak?
    ok saya asumsikan untuk 10 tahun ya..

    Nilai Future value = Nilai saat ini X (1+inflasi n tahun)
    = 3.000.000 X (1+0,110)
    = 7.781.227,-

    untuk perhitungan di atas seharunsya 1+inflasi pangkat n tahun
    tapi karena tidak ada fasilitas untuk menulis pangkat di cms ini, mohon maklum ya..
    Nah untuk menghitung berapa yang diinvestasikan tahunannya bisa menggunakan rumus dengan link berikut
    https://pandjiharsanto.files.wordpress.com/2011/06/perhitungan-investasi-reksa-dana.pdf
    Nanti Anda akan mendapatkan hasil investasi per tahunnya adalah 496.885,-

    ok Semoga membantu dan bermanfaat, silahkan kalo ada pertanyaan lanjutan untuk menghubungi saya langsung.
    Salam Sukses…

  9. Ping-balik: 7 HAL KEUANGAN YANG PERLU DILAKUKAN AGAR TIDAK MENYESAL SEBELUM USIA 30 | PERENCANAAN KEUANGAN - PERENCANA KEUANGAN - PANDJI HARSANTO

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s