CEK KESEHATAN KEUANGAN BAGIAN 1

Ketika sebuah rumah tangga dapat membayar atau memenuhi kebutuhannya, kadang Anda tidak menyadari sehat atau tidaknya keuangan keluarga.

Pasti Anda pernah mendengar kata Financial Chek Up. Apa sih yang di maksud Financial Chek Up? Financial Chek Up atau Financial Diagnosis digunakan untuk menilai apakah kondisi keuangan sehat atau tidak. Untuk melakukan Fin Chek Up ini, Anda perlu untuk membuat rincian arus kas bulanan dan Neraca Keuangan.

Bagaimana membuat Arus Kas Bulanan

  • Hitung Berapa Penghasilan Anda

Anda dapat menghitung berapa penghasilan bulanan atau penghasilan tahunan Anda, untuk yang berpenghasilan tidak tetap, Anda dapat menghitung histori berapa total penghasilan Anda pada tahun sebelumnya. Penghasilan ini dapat berupa gaji, komisi, deviden, hasil usaha, hasil dari sewaan properti, hasil dari kerja profesional, dll.

  • Hitung Berapa Pengeluaran Anda

Pengeluaran yang dihitung meliputi pengeluaran rutin bulanan seperti untuk belanja bulanan, bayar uang sekolah anak, transportasi, pengeluaran pribadi, dll. Ditambah dengan cicilan hutang bulanan seperti cicilan hutang KPR, Cicilan Hutang KPM, Cicilan Hutang Kartu Kredit.

Hitung juga pengeluaran rutin yang merupakan pengeluaran tahunan seperti pajak PBB, pajak Kendaraan Bermotor, Premi Asuransi Tahunan.

  • Hitung Tabungan atau Investasi

Selisih antara Total Penghasilan dan Total Pengeluaran Anda merupakan tabungan atau investasi Anda. Tabungan atau investasi ini yang nantinya Anda gunakan untuk membiayai Pengeluaran di masa depan.

Bagaimana Membuat Neraca Keuangan

  • Hitung Asset Lancar

Yang merupakan Asset Lancar adalah asset yang mudah dalam pencairannya, atau asset yang likuid, seperti Kas, Tabungan, Deposito, Emas, Reksadana, Saham.

  • Hitung Asset Tidak Lancar

merupakan asset yang biasanya penggunaannya lebih dari 1 tahun. Asset ini biasanya butuh waktu untuk dijual kembali. Ketika Anda mencatat asset ini adalah dengan mencatatnya sedikit dibawah harga pasar atau wajarnya. Dapat dicatat pula dengan harga dijual kembali ketika Anda butuh uang. Misalnya Mobil, Apartemen, rumah, tanah.

  • Total Asset

Mencatat total Asset ini adalah dengan menjumlahkan Total Asset Lancar dan Total Asset Tidak Lancar.

  •  Hitung Kewajiban Jangka Pendek

Kewajiban ini merupakan hutang yang pelunasannya kurang dari atau sama dengan 1 tahun. Misalnya Hutang Kartu Kredit, Hutang KTA.

  • Hitung Kewajiban Jangka Panjang

Kewajiban ini merupakan hutang yang pelunasannya lebih dari 1 tahun. Dalam mencatat hutang ini adalah dengan mencatat berapa hutang pokok dikurangi dengan berapa hutang pokok yang telah dibayar. Contohnya hutang KPR, Hutang Kepemilikan Mobil, Hutang Kepemilikan Apartemen.

  • Total Kewajiban

Mencatat total Kewajiban ini adalah dengan menjumlahkan total Kewajiban jangka pendek dan total kewajiban jangka panjang.

  •  Hitung Kekayaan Bersih

Cara menghitung kekayaan bersih adalah selisih antara Total Asset dikurangi dengan Total Kewajiban.

Untuk Menghitung Sehat atau tidaknya rasio Keuangan, kita tunggu kelanjutannya…

Selamat Menghitung Keuangan Pribadi….

Iklan

5 thoughts on “CEK KESEHATAN KEUANGAN BAGIAN 1

  1. Ping-balik: CEK KESEHATAN KEUANGAN BAGIAN 2 « Pandji Harsanto

  2. Ping-balik: CEK KESEHATAN KEUANGAN BAGIAN 3 (HABIS) « PERENCANA KEUANGAN – PANDJI HARSANTO

  3. Informasi bermampaat, sungguh saya sangat terbantu dengan informasi seperti ini. Apalagi saya lagi memikirkan jalan keluar masalah keuangan keluarga.

  4. Ping-balik: 7 HAL KEUANGAN YANG PERLU DILAKUKAN AGAR TIDAK MENYESAL SEBELUM USIA 30 | PERENCANAAN KEUANGAN - PERENCANA KEUANGAN - PANDJI HARSANTO

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s