CEK KESEHATAN KEUANGAN BAGIAN 2

Jika pada artikel sebelumnya Cek Kesehatan Keuangan Bagian 1 , Anda telah memahami bagaimana untuk menghitung arus kas bulanan dan kekayaan bersih dari Neraca Keuangan Rumah Tangga. Kini saatnya Anda untuk melakukan financial diagnosis.

Langkah Finansial Diagnosis ini antara lain :

  • Cek Apakah Arus Kas Bulanan positif
  • Cek Kekayaan Bersih apakah positif
  • Cek apakah masih ada hutang konsumtif
  • Cek untuk dana darurat apakah mencukupi
  • Cek apakah uang pertanggungan asuransi jiwa sudah ideal dan Asuransi Kesehatan
  • Cek Rasio Keuangan

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

  1. Cek Arus Kas Bulanan

Arus kas bulanan harusnya positif ,  hal ini sebagai indikator ada yang disisihkan tiap bulannya untuk masa depan, bukan disisahkan. Perlu adanya displin, konsisten dan komitmen untuk menabung dan berinvestasi di masa depan.

Jika arus kas Anda masih negatif maka ada 2 cara:

  • Review Pengeluaran

Mereview setiap pengeluaran yang dilakukan, mungkin dalam struktur pengeluaran Anda terdapat jenis pengeluaran yang terlalu besar dari kebutuhan dan terdapat pengeluaran yang tidak perlu

Untuk mereview pengeluaran, tentukan secara tegas mana yang merupakan kebutuhan dan mana yang merupakan keinginan. Sebaiknya lebih prioritaskan mana yang merupakan kebutuhan.

Kebutuhan adalah sesuatu yang dibutuhkan manusia untuk melangsungkan hidupnya, yang termasuk kebutuhan ini adalah kebutuhan primer seperti makanan, pakaian dan tempat tinggal.

Keinginan adalah sesuatu yang jika terpenuhi maka akan mendapatkan kepuasan, jika tidak terpenuhi juga tidak mengapa.

Secara urgensinya maka kebutuhan dapat dibagi menjadi 3 yaitu:

(1)  Kebutuhan yang sifatnya penting dan mendesak

Contohnya biaya pengobatan rumah sakit

(2) Kebutuhan yang penting tidak mendesak

Contohnya biaya untuk pendidikan anak kuliah kelak (saya merasa kebutuhan anak saya untuk berpendidikan di tempat yang terbaik nantinya, kebutuhan ini penting namun jangka waktunya masih lama)

(3) Kebutuhan tidak penting namun mendesak

Misalnya handphone kita sedang rusak (sebenarnya untuk tidak membeli HP baru tidak mengapa, namun hal ini sangat vital dan mendesak untuk menunjang pekerjaaan kita)

Penyesuaian terhadap suatu jenis pengeluaran antara lain pengeluaran tersebut dapat:

(1)   Dijarangkan frekuensinya

(2)   Diturunkan kelasnya

(3)   Dihapuskan

  • Review Terhadap Penghasilan

Jika Anda merasa bahwa penghasilan yang Anda miliki pada saat ini masih kurang, maka sebaiknya Anda berusaha untuk mencari tambahan penghasilan dan, atau membangun investasi yang dapat menambah arus kas penghasilan (membangun asset aktif yang dapat memberikan pasif income)

Asset aktif ini dapat berupa :

(1)  Surat berharga, seperti obligasi dan deposito yang dapat memberikan kupon dan bunga dengan hasil yang pasti

(2) Properti, dengan menyewakan properti tersebut bisa berupa kos atau kontrakan

(3) Bisnis, yang secara profesional bisnis tersebut sudah ada yang mengelola dan Anda sebagai ownernya.

2. Cek Kekayaan Bersih

Untuk kekayaan bersih sebaiknya positif, ini menandakan bahwa total asset (asset lancar  + asset non lancar) Anda masih lebih besar dibandingkan dengan total hutang (hutang jangka pendek +hutang jangka panjang). Jika kekayaan bersih Anda masih negatif maka perlu dicermati, sebaiknya Anda menghapuskan hutang konsumtif Anda.

3. Cek Hutang Konsumtif

Jika Anda masih punya hutang konsumtif seperti Kredit tanpa Agunan, kartu kredit dan hutang konsumtif lainya. Sebaiknya Anda lunasi secepatnya terlebih dahulu hutang ini. Sejatinya Kartu Kredit digunakan sebagai alat pembayaran dan bukan sebagai kartu hutang.

Akan sangat tidak bijak dikala Anda mempunyai hutang kartu kredit dengan bunga 48% per tahun, namun Anda memaksakan diri untuk berinvestasi dengan return 15% pertahun (lunasi terlebih dahulu hutang konsumtif). Mengenai pembahasan kartu kredit ini Anda dapat membacanya pada tulisan BIJAKSANA DENGAN KARTU KREDIT

 4. Cek untuk Dana Darurat

Dengan adanya dana darurat ini, dana ini dapat digunakan sebagai bumper, Jadi ketika terjadi keperluan yang sangat darurat Anda masih dapat terus berinvestasi secara konsisten. Untuk penjelasan mengenai dana darurat ini Anda dapat membacanya pada tulisan PENTINGNYA MEMBUAT DANA DARURAT

Untuk menghitung Uang Pertanggungan Asuransi Jiwa yang Ideal, Asuransi Kesehatan dan Bagaimana rasio keuangan. Mari kita tunggu kelanjutannya..

Selamat Memeriksa Kesehatan Keuangan Anda..

Iklan

3 thoughts on “CEK KESEHATAN KEUANGAN BAGIAN 2

  1. Ping-balik: CEK KESEHATAN KEUANGAN BAGIAN 3 (HABIS) « PERENCANA KEUANGAN – PANDJI HARSANTO

  2. sekarang orang punya utang tuh ngga peduli, soalnya utang utk beli barang untuk gengsi, pamer dan narsis. Kebelit utang ? kadang bisa korupsi. Cari uang tabrak sana-sini dah. Nobody cares. Yang penting di mata orang laen tetep keliatan kaya kan? itu yang bahaya.. terimakasih atas sharing ilmu perencanaan keuangannya Pak…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s