TANYA JAWAB PERENCANAAN DANA PENSIUN DI USIA MUDA

Ketika Pensiun Tiba…

Saatnya bersenang – senang!

“Usia kepala dua sudah mikirin dana pensiun? Ngapain amat. Kita, kan, belum niat berhenti kerja!“ Mungkin ini yang ada di benak kita ketika salah satu bank menawarkan program dana pensiun.

Eits, jangan salah. Justru mumpung masih muda, kita sangat dianjurkan untuk mecicil dana pensiun, tuh. Tanpa investasi matang, kita berisiko hidup pas-pasan di hari tua nanti.

Bingung memulainya? Yuk, kita lihat pengalaman teman – teman berikut,

1. Mengandalkan reksadana

Indah Nildha, 26

Jenis dana pensiun yang sudah diambil: reksadana saham.

Alasan mengambilnya: modal sedikit, return lumayan, jangka panjang diatas 5 tahun rata-rata return 25%.

Jumlah yang diinvestasikan per bulan: 5% gaji.

Mulai berinvestasi: November 2011.

Jenis investasi yang rencana diambil dalam waktu dekat: buka usaha.

Menurut Pandji Harsanto:

“Bagi kita yang masih berusia 20-an, reksadana saham merupakan investasi dana pensiun yang tepat. Modalnya nggak perlu banyak, tapi bisa menghasilkan return hingga 25%. Jika kita memperhitungkan 5% gaji sudah cukup untuk disisihkan, nggak masalah.

Keinginan untuk menjalankan usaha sejak dini juga langkah bijak. Begitu pensiun, diharapkan usaha ini sudah mantap memberi passive income yang lumayan. Hindari memulainya saat pensiun. Selain pergerakan kita sudah nggak selincah dulu, belum tentu bisnis berjalan sukses dan menyedot dana pensiun.”

2. Berteman dengan Bank

Kusuma Ningrum, 29

Jenis dana pensiun yang sudah diambil: program pensiun bank pemerintah.

Alasan mengambilnya: jumlahnya bisa semau kita.

Jumlah yang diinvestasikan per bulan: 5% gaji.

Mulai berinvestasi: tiga tahun lalu.

Jenis investasi yang rencana diambil dalam waktu dekat: logam mulia.

Menurut Pandji Harsanto:

“Mengikuti dana pensiun lembaga keuangan (DPLK) sebenarnya tidak memberikan return yang terlalu tinggi—apalagi jika dibandingkan inflasi yang mencapai 12,5% tiap tahunnya. Tapi, ini tidak masalah selama Anda sudah mulai mencoba. Daripada tidak sama sekali.

“Segeralah wujudkan rencana Anda untuk berinvestasi logam mulia. Return-nya lebih tinggi dari DPLK, mencapai 15% per tahun. Selanjutnya, Anda tinggal membuat target sekian gram emas tiap tahunnya sesuai perhitungan dana pensiun.”

3. Terpikat unit link

Pamela Herjanto, 25

Jenis dana pensiun yang sudah diambil: Unit link.

Alasan mengambilnya: banyak benefit seperti asuransi jiwa, kesehatan dan investasi.

Jumlah yang diinvestasikan per bulan: 10% gaji.

Mulai berinvestasi: tiga tahun lalu.

Jenis investasi yang rencana diambil dalam waktu dekat: reksadana saham atau tabungan berjangka.

Menurut Pandji Harsanto:

“Unit link merupakan produk asuransi. Jadi kurang tepat, tuh, menjadikannya sebagai investasi dana pensiun. Selain ada biaya akuisisi asuransi, ada juga potongan biaya penyertaan investasi 5%. Nilai investasi pun terus berkurang untuk membayar premi asuransi per tahunnya.”

“Anda punya dua pilihan: terus mengambil investasi yang membuat rugi, atau berhenti dan mengalihkannya ke jenis investasi lain seperti reksadana saham dibarengi membeli asuransi jiwa murni jika memang Anda membutuhkannya, hasilnya lebih maksimal ”

4. Jamsostek & logam mulia

Endang Wahyu Indradani, 29

Jenis dana pensiun yang sudah diambil: jamsostek dan logam mulia

Alasan mengambilnya: dari kantor (jamsostek) dan return tinggi (logam mulia).

Jumlah yang diinvestasikan per bulan: 3% (jamsostek) dan tidak tentu (logam mulia)

Mulai berinvestasi: 7 tahun lalu (jamsostek) dan awal tahun (logam mulia)

Jenis investasi yang rencana diambil dalam waktu dekat: reksadana saham.

Menurut Pandji Harsanto:

“Jamsostek lebih merupakan program proteksi tenaga kerja sehingga kurang tepat dijadikan dana pensiun. Prinsip dana pensiun adalah dari kita, untuk kita, oleh kita. Jadi, jangan hanya mengandalkan perusahaan untuk masa tua nanti.

“Menambah dana pensiun melalui logam mulia sudah tepat. Tidak masalah jika jumlah gram-nya berbeda tiap bulan, yang penting Anda memenuhi target tiap tahunnya setelah memperhitungkan kebutuhan dana pensiun.”

5. Benda bergerak

Ira Rinaldi, 30

Jenis dana pensiun yang sudah diambil: kendaraan (mencicil) dan perhiasan emas.

Alasan mengambilnya: hobi berjalan-jalan (kendaraan) dan agar bisa dipakai ke pesta dan dapat dijual dengan harga lebih tinggi (perhiasan emas).

Jumlah yang diinvestasikan per bulan: tidak tentu, hanya membelinya ketika ada bonus.

Mulai berinvestasi: 7 tahun lalu.

Jenis investasi yang rencana diambil dalam waktu dekat: unit link.

Menurut Pandji Harsanto:

“Mencicil kendaraan tidak bisa dianggap sebagai dana pensiun. Soalnya, nih, Anda justru mengeluarkan banyak uang untuk cicilan, pemeliharaan dan bahan bakar. Jadi, tidak ada pemasukan.

“Perhiasan emas juga kurang tepat dijadikan investasi. Harga jualnya rendah karena akan ada potongan biaya untuk proses pembuatan dan desain. Lebih baik, alihkan perhiasan emas ke logam mulia dan hindari unit link.”

Apa jenisnya?

Di Indonesia, masyarakat pensiun di usia 55 tahun. Nah, setelah pensiun, tentunya, nih, kita nggak ada lagi pemasukan tiap bulannya. Oleh karena itulah kita perlu memikirkan dana pensiun sejak dini.

Ada beberapa jenis dana pensiun yang dapat dipilih:

  1. Dana pensiun pemberi kerja (DPPK). Menurut Pandji, selain dananya berasal dari uang kita sendiri, perusahaan juga turut mensubsidi. Jumlahnya, sih, 5% dari gaji kita, 5% dari perusahaan.
  2. Dana pensiun lembaga keuangan (DPLK), yang merupakan program dana pensiun dari bank. Nilai return-nya tidak terlalu besar, namun tetap bisa dijajal jika kita enggan ke perusahaan investasi.
  3. Dana pensiun mandiri, seperti reksadana saham atau logam mulia. Jenis investasi ini paling cocok bagi kita yang masih di bawah 30 tahun. Nilai return-nya Reksadana saham antara 20-25% tiap tahunnya. Walau risikonya juga cukup besar, hal ini tidak masalah karena kita berinvestasi jangka panjang.
  4. Bangun aset aktif berupa buka usaha sendiri, koleksi properti yang bisa disewakan atau surat berharga seperti sertifikat bank Indonesia. Jadi di saat pensiun, kita bisa menerima passive income.

Yuk, hitung.

Ingin tahu biaya yang diperlukan untuk dana pensiun kita? Berikut ilustrasi dari Pandji melalui perhitungan logam mulia:

Usia kita saat ini: 25

Usia pensiun: 55

Masa produktif bekerja tersisa: 55 – 25 = 30 tahun

Ekspektasi hidup hingga usia: 70

Total masa pensiun: 70 – 55 = 15 tahun

Gaji kita saat ini: Rp 3.000.000 (setara dengan 6 gram logam mulia)

Nilai inflasi tiap tahunnya: 12.5%

Histori kenaikan emas per tahun dari tahun 2000: 15%

Pada saat pensiun usia 55 kita menginginkan nilai yang sama dengan saat kita bekerja

Perhitungan dana pensiun yang dibutuhkan selama 25 tahun:

6 gram logam mulia x 12 bulan x 15 tahun = 1.080 gram / 1,08 kg logam mulia.

Selanjutnya, kita pun tinggal menghitung perkiraan logam mulia yang perlu dikumpulkan tiap tahunnya. Jika mau bagi rata: 1080 : 30 tahun (masa produktif bekerja tersisa) = 36 gram per tahun. Ini bisa dikumpulkan secara bertahap ataupun kalo dapat bonus daripada untuk membeli kebutuhan yang kurang perlu, bisa untuk diinvestasikan yang lebih bermanfaat untuk masa depan.

Bagaimana cara merencanakan dana pensiun dengan reksa dana

PENSION PLAN CALCULATOR
Usia Sekarang

25

Usia Akan Pensiun

55

Life expectation

70

Waktu Investasi

30

Current Monthly expenditure

Rp3,000,000

Current Yearly expenditure

Rp36,000,000

Life style adjustment

100%

Current Monthly expenditure-adjustment

Rp3,000,000

Current Yearly expenditure-adjustment

Rp36,000,000

Inflation rate

12.5%

Future value monthly expenditure

Rp102,729,914.85

Future value yearly expenditure

Rp1,232,758,978.20

risk free rate/sbi

6%

Pension Fund ignored inflation and risk free

Rp18,491,384,673

Pension Fund Capital

Rp27,343,399,672

Average annual Return Unittrust

25%

Monthly Investment

Rp340,508

Maka untuk mendapatkan dana pensiun sebesar 27,3 Miliar, mulai dari usia 25 tahun perbulan yang perlu diinvestasikan di reksa dana hanya sejumlah Rp340.000,- selama 30 tahun.

Persiapannya!

Menurut Pandji, selain biaya hidup, ada beberapa hal yang perlu diketahui untuk menambah perhitungan dana pensiun:

  1. Pastikan hal yang mau kita lakukan setelah pensiun. Jika target kita adalah jalan – jalan ke Eropa, kita pun kudu menyiapkan dana untuk 30 tahun mendatang. Misalnya, tahun ini perjalanan ke Eropa menghabiskan uang Rp 50 juta. Maka, kita mesti menghitung inflasi tiap tahunnya hingga tahun 2042.
  2. Persiapkan dana kesehatan di hari tua karena rata-rata asuransi di Indonesia hanya membiayai kita hingga usia 65. Jika ekspektasi hidup kita adalah 80 tahun, kita harus memperhitungkan biaya 15 tahun tersisa. Cek riwayat kesehatan keluarga sebagai persiapan.
  3. Saat pensiun kita nggak mungkin hanya tidur-tiduran di rumah. Kita, kan, pasti melakukan rutinitas yang tidak menghasilkan uang. Jadi, jangan lupa memperhitungkannya!

Artikel ini juga dimuat di Majalah Dwi Mingguan Cita-Cinta Edisi XII tahun 2012

Iklan

12 thoughts on “TANYA JAWAB PERENCANAAN DANA PENSIUN DI USIA MUDA

  1. pensiun kok susah-susah amat mikirnya ? kan banyak anak banyak rejeki.
    Nanti pas pensiun ya tinggal minta sama anak-anak dong, kan mereka sudah pada bekerja. Kan kita sebagai orangtua yang sudah membiayai dan membesarkan mereka sedari kecil. Mana balas budinya ?
    daripada repot-repot cicil investasi, lebih baik cicil uang bulanan sekolah anak-anak di sekolah yang keren dan mentereng, lumayan bisa sambil pamer ke keluarga dan teman-teman tentang sekolahnya anak-anak.
    Atau, ya tinggal minta dong sama kerabat yang kaya, mosok kerabat sendiri gak mau ngasih ?
    Nah pemikiran seperti ini yang tidak tepat dan harusnya ditinggalkan…

  2. Salam Mas Enrile,
    untuk perhitungan future value monthly expenditure adalah nilai rupiah pengeluaran bulanan saat ini yang senilai 3 juta rupiah dengan inflasi 12,5% per tahun maka 30 tahun lagi nilainya sama dengan Rp.102,729,914.85 per bulan, yang kurang lebih 30 tahun kemudian naik 34,2 kali lipat dibanding saat ini.
    Sedangkan Pension Fund Capital adalah modal yang kita butuhkan untuk pensiun selama 15 tahun dari usia 55 sampai dengan usia 70 tahun.
    Untuk monthly investment adalah investasi bulanan yang dilakukan selama 30 tahun untuk mencapai modal pensiun yang dibutuhkan..
    Jika ingin belajar merencanakan dana pensiun dengan reksadana dan pasif income silahkan untuk hadir di workshop resolusi keuangan 2013.
    berikut saya berikan link nya
    semoga dapat membantu dan menjadikan sejahtera di usia pensiun
    rencanakan pensiun sedari dini
    https://pandjiharsanto.com/2012/12/19/workshop-cash-flow-game-101-dan-resolusi-keuangan-2013/

    Salam,

  3. sejak usia 32 tahun sudah ikut unitlink dengan premi 350rb per bulan, karena kondisi keuangan setelah berjalan 2 tahun cuti premi. Sekarang usia 39 tahun, saya Tanya ke pihak asuransi saldo tinggal 750rb. Wah mau lanjutin program tersisa 8 tahun lagi pikir2, adakah solusi ? atau mungkinkah program 2 tahun di unitlink bisa diteruskan ke produk lainnya ?

  4. Salam Pak Budi,
    jika Anda memahami bahwa pembayaran asuransi adalah beban dan bukan investasi, ada baiknya membeli asuransi dengan biaya yang murah. itu mengapa biaya asuransi dengan berbalut investasi, mempunyai biaya yang tinggi.
    Mengapa unit link mempunyai biaya yang tinggi :
    1. Biaya Asuransi
    2. Biaya akuisisi
    3. Biaya investasi pembelian unit
    Tapi bagi yang berpenghasilan tinggi dan untuk pembayaran premi nya kurang dari 3% dari penghasilannya, (misal penghasilan 12 juta dan biaya premi per bulan 350ribu) maka silahkan membeli unit link.
    Solusi nya jika sudah salah jalan, adalah putar balik lagi, cari jalan yang benar.
    Bagaimana merencanakan keuangan yang benar dan terarah
    silahkan membaca buku Make Your Own Plan!
    Perencanaan Keuangan Nggak Pake Ribet

    terbitan : Elex Media Komputindo
    https://pandjiharsanto.com/2014/01/03/buku-myop/
    http://gramediana.com/books/detail/237132453-make-your-own-plan-perencanaan-keuangan-nggak-pake-ribet?locale=en

    Terimakasih.
    Salam,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s