PERBEDAAN MENDASAR MENABUNG DAN BERINVESTASI

Tersebutlah kisah dua keluarga,

Keluarga pertama adalah Pak Kolot dan keluarga kedua adalah Pak Belajar.

Pak Kolot dan Keluarga Belajar sama-sama mempunyai putra yang berumur 1 tahun.

Keluarga Kolot adalah keluarga yang cukup berada, karena orang tua Pak Kolot sempat mewariskan sejumlah uang warisan sebesar 200 juta yang cukup besar bagi keluarga muda itu.

Sedangkan Keluarga Belajar adalah keluarga yang biasa saja, mereka pun keluarga muda namun mereka merintis segalanya dari nol.

Pak Kolot dan Pak Belajar bekerja di kantor yang sama, dan dengan level jabatan yang sama dan penghasilan yang sama pula. Namun karena saat ini kekayaan mereka berbeda, gaya hidup mempengaruhi pengeluaran keluarga mereka.

Dari penghasilan mereka yang saat ini sebesar 5 juta rupiah per bulan, dari penghasilan Pak Kolot seluruhnya digunakan untuk konsumsi karena gaya hidup mereka, dan uang warisan yang mereka depositokan.

Sedangkan Pak Belajar berusaha dari penghasilannya mereka berusaha menabung dan investasi yang besarnya 20% dari penghasilannya yaitu 1 juta rupiah per bulan.

Pak Kolot dan Pak Belajar sama-sama ingin menyekolahkan kelak anak mereka ke Perguruan tinggi A yang ternama di kotanya

Mereka tahu bahwa saat ini biaya kuliah S-1 di perguruan tinggi A sampe selesai biayanya saat ini sebesar 160 juta rupiah.

Berikut Percakapan di Keluarga Pak Kolot:

Bu Kolot : Pa, saat ini kan anak kita baru umur 1 tahun, Mama pingin nanti kita siapkan uang kuliah buat anak kita kuliah di Perguruan Tinggi A seperti anaknya Mas Dadik, Kata Mas Dadik untuk biaya kuliah anaknya sampe selesai butuh biaya 160juta. Tapi hampir tiap bulan kita tidak pernah menabung.
Pak Kolot : Tenang aja Mama, kita kan masih ada deposito 200 juta, kelak deposito tersebut yg kita gunakan untuk biaya kuliah anak kita, sekarang kita nikmati saja dulu penghasilan ini untuk kebutuhan keluarga kita. Toh deposito kita cukup besar untuk keluarga muda seperti kita.

Sedangkan Percakapan di Keluarga Pak Belajar

Bu Belajar : Pa, Mama pingin sekali anak kita ini nantinya bisa kuliah di Perguruan Tinggi A, Mama dengar informasi dari Bu Kolot biaya kuliahnya butuh 160juta saat ini, dan Mama sempat tau dari beberapa perencana keuangan kalo biaya pendidikan saat ini bisa naik 15% sampai 20% per tahunnya. Dan itu bener lho Pa.. Tahun lalu aja untuk kuliah di Universitas itu butuh biaya 140juta. Berarti naiknya 15% pertahun Pa. Apa bisa ya kita menyekolahkan anak kita ke sana?
Pak Belajar : iya Ma, memang benar tiap tahun biaya pendidikan pasti naik, dan kita gak bisa berharap dari menabung saja untuk biaya kuliah tersebut, untungnya Papa minggu kemarin sempet mengikuti workshop dan kelas perencanaan keuangan, jadi ada bagian dari penghasilan kita yang harus ada yang ditabung dan diinvestasikan, Alhamdulillah kita saat ini bisa menyisihkan 20% dari penghasilan kita, itu yang nanti kita gunakan untuk merencanakan keuangan kita..
Bu Belajar : lah kalo kata papa tadi untuk biaya pendidikan saat ini saja sudah 160 juta, berapa biayanya untuk 17 tahun lagi pas anak kita masuk kuliah?
Pak Belajar : sebentar ya Ma, Papa coba itung dulu, ternyata jadi 1.721 juta atau 1,7 Milyar Ma..
Bu Belajar : wah gimana caranya Pa, kalo kita saat ini cuma bisa nabung 1 juta perbulan, berarti butuh 1.721 bulan dong Pa untuk bisa sampe. Itu sama aja butuh 143 tahun. Bagaimana caranya Pa? Apa kita pasrah saja dengan biaya pendidikan yang semahal ini?
Pak Belajar : Tenang Mama jangan putus asa gitu.. Itu gunanya Papa kemarin belajar perencanaan keuangan. Untuk jangka panjang kita bisa investasi Ma untuk mencapai tujuan dana pendidikan anak kita.. Jadi setelah Papa hitung jika kita investasi jangka panjang dengan yang memberikan rata-rata return 25% per tahun, untuk 1.721.000.000 selama 17 tahun ini kita cukup investasi sebesar 540ribu per bulan.
Bu Belajar : serius itu Pa?
Pak Belajar : iya serius.. Dua Rius Malah..
Bu Belajar : Pa, ini gak main2, ini buat pendidikan anak kita..
Pak Belajar : iya Papa serius.. Malah pada saat pelatihan perencanaan keuangan, Papa diajarkan untuk cek kesehatan keuangan dulu sebelum melakukan investasi, seperti bagaimana menghapus hutang konsumtif, membeli asuransi yang benar dan membuat dana darurat.
Bu Belajar : syukurlah Papa belajar Perencanaan Keuangan, jadi kita bisa mengelola keuangan kita lebih tepat dan terarah.
Pak Belajar : Iya Ma, semoga kita bisa menjadi keluarga yang mandiri secara finansial.

Pada kenyataannya uang yang di depositokan oleh Pak Kolot sebesar 200juta selama 17 tahun, dengan bunga deposito 6% dan dipotong pajak 20% Hanya membuahkan hasil 443 juta.

Sedangkan total yang diinvestasikan oleh Pak Belajar selama 17 tahun dikali 12 bulan dan dikali 540ribu hanya sebesar 110.160.000 jauh lebih kecil, hanya separuh dari yang ditabung oleh Pak Kolot.

Disclaimer :

Ilustrasi dan perhitungan yang ditampilkan bukan merupakan jaminan suatu hasil yang pasti akan didapat, suatu produk investasi belum tentu memberikan hasil yang sama untuk setiap investor, oleh karena itu calon investor disarankan untuk meminta saran dari rekomendasi dari pihak yang ahli. Calon Investor harus memahami adanya kemungkinan risiko pada investasinya.

Iklan

14 thoughts on “PERBEDAAN MENDASAR MENABUNG DAN BERINVESTASI

  1. Dear Mas Panji,
    kisah yang dapat memberi pelajaran penting tentang investasi
    tapi kita kadang bingung memilih investasi yang tepat, karena saat ini banyak sekali macam2 investasi yang di tawarkan.

  2. saat ini saya punya peneluaran 3 premi asuransi bumi putra 250 rb/BLN.PRemi prudential unit lik 350 rb/bln,tapi sys punya 2 kontrakan,kira kira apa investasi yg harus saya lakukan untuk bisa punya aset 2 milyar di usia 55 thn nanti, karna sy sekarang sdah 36 thn

  3. Yth. Pak Irzan.
    Terimakasih atas pertanyaannya.
    Jika Bapak menginginkan aset sebesar 2 Milyar 19 tahun lagi maka kendaraan invetasi yang bisa dipakai untuk sampai di tujuan keuangan Pak Irzan
    dapat menggunakan :

    1. Reksadana Saham
    Reksadana saham untuk jangka panjang di atas 5 tahun dapat menghasilkan return rata-rata 25% per tahun.
    maka investasi yang diperlukan sebesar 375 ribu per bulan.

    2. Logam Mulia
    Banyak para ahli berpendapat kenaikan rata-rata logam mulia 20-25%
    namun saya menggunakan angka koservatifnya rata-rata kenaikan adalah sebesar 12% per tahun.
    jika saat ini (per 4 Januari 2013) harga LM sebesar 540 ribu per gram
    maka 19 tahun lagi proyeksi kenaikan LM menjadi 4.65 juta per gram
    jadi jumlah LM yang Bapak perlukan sebesar 430 gram. (2 milyar dibagi 4,65 juta)

    Perlu di ingat Ilustrasi dan perhitungan yang ditampilkan bukan merupakan jaminan suatu hasil yang pasti akan didapat, suatu produk investasi belum tentu memberikan hasil yang sama untuk setiap investor, oleh karena itu calon investor disarankan untuk meminta saran dari rekomendasi dari pihak yang ahli. Calon Investor harus memahami adanya kemungkinan risiko pada investasinya.

    Semoga dapat menjadikan solusi keuangan untuk Pak Irzan.
    Salam,

  4. untuk kisah pak belajar..saya mau tau cara perhitungan hasil 54orb seama 17 th menghasilkan 1.7 m
    terus pak saya mau nanya usia saya 24 ketika saya memiliki nominal uang 100 jt, dengan tujuan saya ingin memiliki penghasilan tetap perbulan dari uang itu dan berapa persen kah untuk dana darurat dan dana investasi dan untuk dana usaha??? terimakasih

  5. Yth. Pak Faris,
    untuk cara perhitungannya adalah dengan compounding interest Pak,
    untuk lebih jelasnya cara perhitungan saya sertakan di Bab 7 Investasi apa perlu? di buku Make Your Own Plan!
    Perencanaan Keuangan Nggak Pake Ribet
    terbitan Elex Media Komputindo,
    untuk kebutuhan dana darurat yang Anda butuhkan jika Anda masih single adalah idealnya 6 kali pengeluaran bulanan Anda,
    Sedangkan untuk pensiun, cari dahulu berapa kebutuhan pensiun yang Anda butuhkan, begitu pula untuk dana usaha.

    Semoga bermanfaat, Terima kasih.

  6. salam kenal..
    saya mau tanyak, saya ikut asuransi jiwa saya tidak masalah dengan angsuranya. yang menjadi maslah jangka waktu saya mengangsur 51 thn otomatis sampai saya umur 80 tahun terus membayar angsuran kira kira kalau mau ambil asuransi jiwa untuk pensiun harus yang bagaimana

  7. Salam Ibu Ria,
    Nah ini yang masih salah pengertian di masyarakat..
    1. Asuransi adalah biaya, jadi jika memang asuransi adalah biaya maka apa yang didapatkan adalah manfaat.
    contoh : transport adalah biaya, maka setiap mengeluarkan biaya transport tersebut maka manfaat yang didapat adalah kita bisa sampai di tempat tujuan
    jadi jika Anda mengeluarkan biaya asuransi jiwa maka manfaat yang diterima adalah perlindungan terhadap penghasilan yang biasanya diberikan kepada keluarga akan terlindungi, atau jika memiliki utang, maka cicilan pembayaran utang dan nilai pokok utang tersebut akan terlindungi, jika sewaktu-waktu terjadi risiko debitur tersebut meninggal dunia.
    Nah jika ada asuransi yang berbalutkan investasi dapat dipastikan selain biayanya mahal maka investasinya juga tidak akan maksimal.
    2. Jika ingin menabung atau investasi belilah produk tabungan atau produk investasi.
    yang terjadi saat ini kurang tepat adalah tujuannya menabung dan investasi, yang dibeli malah produk asuransi. walhasil biaya mahal, asuransi dan investasinya pun tidak maksimal.

    Nah kalo Ibu memang tujuannya untuk pensiun jika jangka waktunya masih lama diatas 5 tahun, kami sarankan untuk menggunakan produk investasi di pasar modal.

    untuk lengkapnya tehnik merencanakan keuangan dengan benar dan terarah bisa membaca buku
    MAKE YOUR OWN PLAN!
    Perencanan Keuangan Nggak Pake Ribet
    Terbitan Elex Media Komputindo
    Harga cuma Rp.49.800,–

    Semoga membantu,
    Terimakasih,
    Salam,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s