Punya Hobi Mahal? Gak Harus Pusing…

Punya Hobi Mahal

Bagaimana cara menyiasati keuangan kala memiliki pasangan yang punya hobi mahal?
Sebaiknya kalo untuk hobi seperti ini dananya diambil darimana sih agar tidak menggangu keuangan keluarga?

Sebaiknya buat rekening khusus untuk dana hobi ini, bisa 5% – 10% penghasilan bulanan atau penghasilan tahunan, misal suami punya hobi olahraga tenis atau bersepeda.
Jadi ketika menggunakan rekening itu, kita bisa menikmati hobi tanpa ada perasaan bersalah, toh memang sudah dianggarkan sebelumnya..
Malah kalo rekening hobi atau hura-hura ini tidak dimanfaatkan justru kita yang harus merasa bersalah, karena selama ini kerja, kapan hiburannya? Kapan menikmati hidupnya?

Dengan perencanaan keuangan yang jelas, kita bisa menyisihkan di awal, Tahu dengan jelas mengapa harus menabung dan investasi sekian.
Sekarang banyak orang yang menabung, tapi nabung pun itu kalo ada sisa, bukan di sisihkan di awal, Andai kata bisa nabung pun gak pernah tau jelas kenapa harus menabung dengan jumlah sekian, karena gak pernah membuat tujuan keuangan.
Nah jika kepentingan untuk hobi sudah dianggarkan, Ya dinikmati dong.. Buat apa hidup jadi ribet.. Yang penting tetap disiplin dengan anggaran yang sudah dibuat.

Sayangnya, demi hobi, tak jarang dan ada aja tuh yang ambil sembarangan uang yang ada, bagaimana mengatasinya?
Nah kebiasaan seperti inilah yang harus diubah, selama uang dipake seenaknya, dipastikan sulit punya tabungan, kalo adapun pasti tabungannya bolak-balik diambilin.. Bener apa Bener? iya kan? hehehe…..
Kuncinya disiplin pada pos-pos rekening yang sudah dibuat.

Lantas boleh gak sih pakai dana darurat, untuk membiayai hobi ini? Dana Darurat atau biasa disingkat DD khusus dipakai untuk kepentingan yang mendesak atau darurat, misal butuh biaya rumah sakit, ada keluarga yang meninggal di luar kota. Tujuan adanya DD adalah kita tetep bisa bertahan hidup dan roda keuangan keluarga tetep jalan walau ada kondisi yang darurat. Selain itu dana investasi yang sudah terbentuk tidak akan terganggu, karena bumpernya ya dana darurat ini..

Oh ya kalo dana darurat misalnya terpakai, terus gimana? Otomatis ketika dana darurat Anda terpakai, mau tidak mau pastilah DD ini harus diisi lagi, isinya ya bisa dicicil bulanan atau jika memang punya bonus tahunan atapun jika ada rejeki lebih bisa langsung di isi normal lagi DD nya..

Oh ya kalo kita punya uang bonus untuk memenuhi kebutuhan hobi ini gimana?
Boleh aja koq kita biaya hobi dari bonus tahunan, tapi ya itu kalo punya utang konsumtif cepet dilunasi, dan kalo DD ada yang pernah terpakai, di isi dulu dong DD nya..

Intinya dengan pengelolaan keuangan yang jelas, kita bisa lebih untuk menikmati hidup.. Please deh, Hidup itu dinikmati dan jangan dibikin ribet..

Enjoy Your Life..

Terbit di Harian Republika 24 Juni 2014

NIKMATI HIDUP

Iklan