Persiapan Datangnya si Buah Hati

Mempersiapkan kelahiran anak

Wah senangnya usia kandungan sudah 8 minggu, beberapa bulan lagi akan datang Buah Hati yang di nanti-nanti, Kedatangan sang buah hati tidak sebatas membutuhkan persiapan mental, tapi juga finansial. Apa saja yang harus dilakukan saat menyiapkan dana untuk kelahiran anak. Berikut tipsnya:

1. Siapkan Dana untuk kontrol Bulanan.

Penting sekali untuk menjaga kesehatan kandungan di masa kehamilan, karena itu hitung biaya apa saja untuk biaya kontrol kandungan ini, mulai dari biaya transportasi, biaya kontrol, vitamin, suplemen dll perlu untuk dihitung dan dimasukan dalam pos pengeluaran bulanan.

2. Siapkan dana untuk persalinan

Dalam hal ini biaya persalinan apakah ditanggung oleh asuransi dari kantor suami atau tempat Anda bekerja?

Biaya persalinan bukan biaya yang mendadak, ada waktu setidaknya 6 bulan Anda untuk memperhitungkan biaya persalinan, terutama jika persalinan tersebut ternyata harus caesar dan dari kantong Anda sendiri. Nah siapkan biaya tersebut, jangan sampai Anda akhirnya harus menggunakan hutang Konsumtif (Kartu Kredit ataupun KTA). Jika terpaksa harus berutang, usahakan utang yang tanpa bunga, misal utang ke keluarga dekat.

3. Dana Darurat

Setelah proses kelahiran sudah pasti Anda tidak mungkin langsung masuk kerja kan? Ada yang menunggu 3 bulan sampai dengan 6 bulan baru bekerja lagi, bahkan ada juga yang baru bekerja lagi setelah 1 tahun masa kelahiran.

Pengeluaran pastinya jalan terus, tapi penghasilan belum tentu karena itu siapkan dana darurat sebesar 6-12 kali pengeluaran bulanan.

4. Asuransi Jiwa untuk Pencari Nafkah

Buat yang belum punya tanggungan sangat wajar bagi Anda jika belum memiliki perlindungan penghasilan alias asuransi jiwa, nah bagi yang akan memiliki tanggungan penting banget nih yang namanya perlindungan penghasilan. Mohon maaf jika tiba2 pencari nafkah (suami) tiba-tiba terjadi musibah kematian atau cacat tetap, masih ada perlindungan penghasilan terhadap keuangan keuangan keluarga. Minimal besarnya adalah 60 kali penghasilan bulanan. Untuk itu belilah asuransi jiwa yang murah, jenisnya bisa asuransi jiwa berjangka (Term Life Insurance).

5. Biaya Kesehatan dan Imunisasi Bayi

Gak heran banyak yang mengeluhkan biaya imunisasi yang cukup besar.. Beberapa yang masih bekerja biasanya biaya imunisasi bisa di reimburse dari kantor, tapi bagi yang bekerja free lance setidaknya sudah menghitung biaya imunisasi dan kesehatan apa saja yang dibutuhkan setelah kelahiran si buah hati.

6. Perlengkapan Bayi

Bahas perlengkapan bayi, memang paling menarik dan menyenangkan..

Karena terlalu excited dengan lahirnya si buah hati hampir semua perlengkapan bayi dibeli, mulai dari Box bayi, Pakaian bayi, stroler, kereta dorong, alat steril dll..

Untuk yang cerdas keuangan gak ada ada salahnya untuk menggunakan lungsuran dari saudara atau teman, karena biasanya perlengkapan bayi tersebut biasanya penggunaannya tidak lebih dari 6 bulan ataupun 1 tahun.

7. Asuransi Pendidikan atau Investasi Dana Pendidikan

Ada pasangan yang mulai memikirkan dana pendidikan anak mulai sejak mereka menikah, ada pula yang memikirkan nya setelah anak mereka lahir.

Jika biaya pendidikan saat ini saja nilainya sudah ratusan juta, bagaimana dengan 17 tahun lagi ketika si buah hati ini menginjak kuliah bukan tidak mungkin nilainya menjadi milyaran rupiah.

Bagi mereka yang anaknya telah lahir idealnya pencari nafkah sudah memiliki asuransi jiwa dengan uang pertanggungan sebesar 60 kali penghasilan, nah untuk memenuhi biaya pendidikan yang nilainya milyaran rupiah akan terasa berat jika harus dengan menabung, cara yang paling bijak adalah dengan mulai investasi sedini mungkin. Alat investasi yang dapat digunakan bisa menggunakan produk di pasar modal seperti saham ataupun reksadana, atau bisa juga bagi yang mampu dapat menggunakan properti.

Semoga anak-anak kita menjadi generasi penerus yang berbakti pada orangtua dan bermanfaat bagi masyarakat dan bangsa..

Iklan