7 ATURAN KEUANGAN FREELANCERS

7-aturan-keuangan-freelancers

Apapun profesinya merencanakan keuangan sangatlah penting, apalagi bagi para pekerja lepas atau freelancers. Bagi freelancers pendapatan yang diterima cenderung tidak tetap, sedangkan pengeluaran rutin merangkak naik.

Jika pekerjaan sedang padat, mungkin penghasilan Anda akan lebih banyak dibandingkan pekerja tetap lainnya, namun ada kalanya job sepi sehingga penghasilan Anda juga akan berkurang. Jika tidak mengatur keuangan dengan benar maka tidak heran bila terdapat kebutuhan yang penting dan mendadak akhirnya mau tidak mau harus berutang. Nah supaya punya keuangan yang sehat dan aman walaupun penghasilan tak tetap apa sih aturan nya?

  1. Dana Darurat

Ini wajib banget buat freelancers, di kala semua kebutuhan rutin dan merangkak naik sedangkan pendapatan terkadang tak tentu, adanya dana darurat ini akan sangat membantu jika ada pengeluaran yang mendesak. Karena penghasilan yang tidak menentu ini maka setidaknya Anda punya dana darurat 12 kali pengeluaran bulanan. Tidak perlu untuk membentuk dana ini langsung, minimal miliki dahulu 4 kali pengeluaran bulanan Anda. Segera penuhi jika Anda memiliki penghasilan lebih, dengan begitu jika Anda sudah memiliki Dana Darurat yang ideal Anda bisa untuk langsung Berinvestasi.

  1. Hitung Pengeluaran Bulanan

Wajib bagi freelancers untuk menghitung semua pengeluaran pokok bulanan yang sifatnya rutin seperti kebutuhan pokok, groceries, uang sekolah anak, termasuk cicilan utang. Nah pengeluaran bulanan inilah yang jadi acuan target yang dipenuhi setiap bulannya. Kadang jika bonus datang berlebih, inilah yang harus segera ditabung untuk memenuhi simpanan dan dana darurat karena bisa saja pada bulan berikutnya penghasilan Anda tidak sebesar bulan ini.

  1. Kelola Rekening Bulanan

Penting untuk memiliki rekening terpisah. Minimal Anda mempunyai dua rekening. Pertama rekening operasional bulanan dan kedua yang wajib dibuat adalah rekening dana darurat (ini yang tidak boleh gunakan kecuali keadaan darurat). Setelah itu jika ada kebutuhan yang akan ditempuh dalam waktu 6 bulan atau 1 tahun seperti dana lebaran ini perlu adanya tabungan, sebaiknya ini juga dipisahkan rekeningnya.  Jadi gak ada alasan buat freelancers gak punya dana darurat dan tabungan.

  1. Punya Perlindungan Kesehatan

Sebagai freelancers berarti Anda bukan sebagai karyawan lagi pada suatu perusahaan, jadi urusan perlindungan kesehatan bagi Anda dan seluruh anggota keluarga sudah jadi tanggung jawab Anda. Jangan sampai uang yang Anda sudah tabung terkuras karena ada musibah anggota keluarga yang sakit. Minimal Anda harus mempunyai jaminan kesehatan dari BPJS Kesehatan untuk rawat jalan dan rawat inap.

 5. Punya Perlindungan Penghasilan

Risiko hilangnya penghasilan karena kematian atau cacat tetap total atau sebagian bisa saja menimpa siapa saja. Padahal pada saat ini keluarga sedang membutuhkan Anda sebagai pencari nafkah utama. Sebagai pengalihan risiko hilangnya penghasilan keluarga Anda perlu mempunyai asuransi jiwa yang nilai uang pertanggungan nya bisa menggantikan kebutuhan pengeluaran bulanan sampai anak terkecil Anda cukup dewasa. Misal anak Anda terkecil saat ini berusia 7 tahun, dan pengeluaran tahunan Anda sebesar 100juta. Maka sampai dengan anak Anda dewasa 18 tahun dibutuhkan UP (Uang Pertanggungan) sebesar 1.1 miliar (100 juta X 11 tahun). Jika  ini terlalu besar bisa minimal adalah 60 kali pengeluaran bulanan.

  1. Evaluasi Sebelum Berutang

Sah-sah saja buat freelancers untuk memiliki utang, tapi utang yang bagaimana yang diperbolehkan? Selain utang tersebut adalah utang produktif yang terpenting adalah jangan terlalu gampang untuk berutang dan membuat kesalahan finansial yang fatal. Hitung jumlah rata-rata penghasilan Anda per 6 bulan atau 1 tahun. Rasio cicilan utang yang diperbolehkan adalah tidak lebih dari 25-30% dari rata-rata penghasilan semesteran atau bulanan. Misal dalam waktu 6 bulan atau 1 tahun penghasilan Anda sebesar 50juta atau 100juta. Maka idealnya pembayaran cicilan utangnya adalah tidak lebih dari 30 juta dibagi 12 = 2,5juta per bulan.

  1. Harus Punya Investasi

Ingat Freelancers ini tidak punya dana pensiun. Untuk itu kebutuhan yang jangka waktunya masih lama dan sangat penting bagi Anda seperti dana pensiun atau dana pendidikan anak sebaiknya Anda harus sedini mungkin untuk menyisihkan investasi dana pensiun atau dana pendidikan anak. Ini bisa disisihkan secara langsung, bulanan atau jika Anda punya penghasilan lebih Anda bisa menambah porsi investasi Anda yang otomatis akan mempermudah tercapainya tujuan keuangan Anda.

Yang menjadi penyemangat buat Anda adalah miliki target tahunan. Biasakan untuk mempunyai target tahunan apalagi untuk mempunyai asset aktif yang dapat memberikan pasif income. Karena freelancers tidak memiliki dana pensiun maka penting untuk dapat merencanakan pensiun dengan nyaman. Hal ini Anda bisa untuk mempunyai asset aktif seperti property ataupun bisnis. Asset aktif yang akan dimiliki sebaiknya sesuaikan dengan profil risiko Anda.

Jangan takut keuangan akan Senin-Kamis hanya karena menjadi freelancers. Asal paham aturan mainnya, freelancer bisa, kok, memiliki kondisi keuangan yang aman dan nyaman.

aturan-keuangan-pekerja-lepas

keungan-pekerja-lepas-kiat-kocek

Iklan