7 Panduan Membuat Resolusi Keuangan

7-panduan-membuat-resolusi-keuangan

Panduan Membuat Resolusi Keuangan

Awal tahun Januari 2017 ini bisa jadi tidak sebaik dari awal tahun lalu. Beberapa hal seperti bergantinya profesi sehingga menurunnya penghasilan, ada yang terkena PHK ataupun pensiun dini, serta ada yang meningkat karier dan penghasilan. Apapun kondisi keuangan Anda tidak menyurutkan Anda untuk membuat resolusi keuangan.

Resolusi Keuangan sebenarnya sama dengan daftar action plan yang akan kita lakukan untuk membuat keuangan Anda untuk menjadi lebih baik dari tahun sebelumnya, dan bagaimana Anda untuk mencapai tujuan keuangan. Apakah ini akan jadi sekedar janji atau akan menjadi hal pasti dilakukan pilihannya ada pada Anda. Berikut beberapa panduan bagaimana membuat resolusi keuangan:

1.Jelas, Detail dan Spesifik 

Ketika Anda membuat resolusi keuangan hal ini setidaknya memuat konsep SMART (Specific, Measurable, Attainable, Realistic dan Time–based). Misal ketika Anda ingin mengurangi utang, buat cek list utang apa saja yang ingin Anda kurangi cicilan nya, berapa besarnya, dan mana utang yang harus dilunasi lebih dulu. Atau ketika Anda ingin mempunyai dana pendidikan untuk Anak Anda setidaknya Anda sudah survey sekolah dan kuliah yang ingin dituju, berapa biayanya saat ini, pada masa yang akan datang serta instrument keuangan untuk mencapainya.

2. Cek rasio Keuangan

Banyak yang tidak sadar kalo mereka tidak sehat kondisi keuangannya. Misal rasio cicilan utang yang yang sudah melebihi 30% atau rasio menabung yang tidak lebih dari 10%. Seandainya tahun ini downgrade penghasilan misal karena pindah tempat bekerja ataupun istri mengundurkan diri dari pekerjaan. Anda harus tetap memperhatikan kondisi kesehatan keuangan Anda jangan sampai menjadi defisit

3. Memperkuat dana darurat

Kondisi Tahun 2017 penuh dengan ketidakpastian, gejolak politik dan ekonomi akan mewarnai kondisi makro tahun ini. Beberapa perusahaan sudah menawarkan paket pensiun dini untuk pegawainya dari awal tahun 2016 mulai dari sektor pertambangan sampai dengan sektor perbankan. Akan lebih baik pada tahun ini Anda meningkatkan dana darurat Anda agar ideal. Sehingga apapun kondisi ekonomi tahun 2017 yang terjadi Anda lebih siap, minimal miliki 6 kali pengeluaran bulanan. Idealnya dapat disesuaikan dengan jumlah tanggungan Anda.

4. Tinjau Asuransi

Tinjau kembali perlindungan Anda, baik perlindungan terhadap penghasilan, kesehatan ataupun asset berharga Anda. Pilihan yang tepat untuk perlindungan penghasilan jika Anda membeli Asuransi Jiwa berjangka, dengan premi terjangkau manfaat Uang Pertanggungan (UP) yang diterima sangat besar. Idealnya jumlah UP adalah jangka waktu dari usia tanggungan Anda yang terkecil sampai dia mapan/dewasa. Untuk Perlindungan kesehatan coba cek kembali apakah Anda mendapat perlindungan dari tempat bekerja. Jika tidak sebaiknya miliki perlindungan BPJS kesehatan untuk seluruh anggota keluarga. Yang ketiga adalah perlindungan terhadapa Aset tetap seperti asuransi kendaraan dan asuransi property, cek kembali kapan waktu berakhirnya dan manfaat apa saja yang didapatkan.

5. Tujuan Besar

Pasti akan ada beberapa tujuan penting yang ingin Anda capai di Tahun 2017 ini. Tidak salah untuk mempunyai banyak tujuan keuangan. Tapi untuk memegang komitmen sebaiknya cari 3 tujuan keuangan Anda yang penting dan prioritas, dan tempel tujuan tersebut di tempat yang sering Anda lihat dan bagaimana mencapainya.

6. Punya Pendamping

Sebagaimana kita butuh teman dalam perjalanan. Perjalanan akan lebih seru jika ada yang menemani, dan tidak dilakukan sendiri. Lebih baik bagi Anda mempunyai perencana keuangan pribadi, setidaknya seseorang perlu untuk memakai jasa perencana keuangan sekali dalam seumur hidupnya. Kontrak jasa perencana keuangan adalah satu tahun, maka Anda dapat memanfaatkan waktu tersebut untuk belajar bagaimana mengelola keuangan pribadi, sehingga Anda bisa melakukannya sendiri di masa depan.  Pendamping juga bisa pasangan hidup Anda, ataupun orang terdekat Anda yang mengerti cara mencapai tujuan keuangan Anda.

7. Review per semester

Setelah Anda membuat resolusi keuangan dan daftar action plan apa saja yang harus dilakukan, maka langkah yang paling bijak adalah setidaknya Anda melakukan review per semester. Anda dapat melihat apa saja yang sudah dikerjakan, apa yang belum dan solusinya seperti apa. Resolusi Keuangan dan Review keuangan merupakan satu kesatuan, akan sulit untuk mereview keuangan jika Anda tidak punya action plan atau resolusi keuangan. Begitu pula akan sia-sia membuat resolusi keuangan jika Anda tidak melakukan review.
Selamat Membuat Resolusi  🙂

panduan-membuat-resolusi-keuangan

panduan-membuat-resolusi-keuangan

Iklan