Berani Utang Berani Bayar

berani-utang-berani-bayar

Panduan dalam berhutang

Penurunan suku bunga kredit perbankan cukup membuat ekonomi bergerak. Efeknya, cicilan kredit pun makin ringan, baik angsuran kredit Pemilikan rumah atau kartu kredit yang rencana bungan akan turun menjadi maksimal 2,25%. Dengan penurunan bungan kredit yang menggunakan Efektif dan Flat biasanya akan turun besar cicilannya. Perhitungan bunga menggunakan dua jenis perhitungan yaitu floating efektif dan fixed flat. Bagaimana cara  memilih utang yang baik, apakah yang efektif atau yang fixed ?

Floating Efektif

artinya bunga dikenakan sesuai dengan suku bunga pasaran, jadi suku bunga akan naik atau turun sesuai dengan keadaan bunga dipasar. Perhitungan terhadap pengenaan bunga dari pokok pinjaman akan menurun sesuai dengan saldo pinjaman. Alhasil, diawal waktu kredit akan lebih besar bunga yang dikenakan dan seiring cicilan berjalan maka saldo pinjaman akan makin berkurang dan bunga pinjaman akan makin menurun. Contoh nya pada perhitungan KPR pada bank konvensional.

Fixed Flat

artinya bunga dikenakan sama besar selama jangka waktu kredit, perhitungan terhadap pengenaan bunga akan selalu sama sepanjang jangka waktu kredit. jadi selama jangka waktu kredit bunga yang dikenakan akan sama besar. Contohnya adalah pada perhitungan Kredit Kendaraan Bermotor (KKB).

Bagaimana Aturan Berhutang

Tidak semua yang berutang itu buruk, utang dapat dijadikan leverage. Artinya selama keperluan berutang tersebut untuk utang yang produktif yang bisa membuat nilai tambah baik itu pasif income atau nilainya yang cenderung naik di masa mendatang, maka utang tersebut dapat dikatakan utang produktif.

Namun yang perlu diperhatikan adalah kemampuan membayar cicilan utang tersebut. Jika Anda masih membeli sebuah barang konsumtif misal barang elektronik gadget dengan utang artinya Anda masih belum layak untuk memiliki barang tersebut.

Pertama cicilan utang yang sehat adalah total cicilan utang baik untuk utang konsumtif dan utang produktif tidak lebih dari 30% penghasilan. Kenapa bukan 35%. Selisih 5% sebenarnya adalah sebagai antisipasi jika suku bunga kredit naik maka kita tidak akan kaget dan memang sudah siap untuk membayar cicilan utang tersebut.

Kedua untuk rasio utang terhadap aset adalah tidak lebih dari 50%. Yang ketiga adalah hitung jumlah total utang yang dapat Anda miliki bergantung dari suku bunga dan tenor. Misal jika suku bunga kredit 10% dan penghasilan Anda 10 juta/bulan dan tenor cicilan 15 tahun maka hutang maksimal yang Anda miliki sebaiknya tidak lebih dari 280 juta. Untuk memudahkan Anda menghitung kredit Anda bisa menggunakan financial calculator yang ada di play store dan app store.

Baca Juga : Menghitung Cicilan Bunga dengan Finansial Kalkulator

Aturan ke-empat dalam berutang ialah jangan pernah menukar utang dengan menjaminkan aset Anda. Karena jika Anda melakukan itu maka Lembaga Pembiayaan dapat mengambil aset yang dijaminkan. Aturan ke-lima Utang yang paling baik adalah utang yang berbunga rendah. Semakin besar suku bunga utang dan semakin panjang tenor cicilan utang maka akan semakin besar jumlah bunga utang dibanding dengan pokok nya.

Cek Kesehatan kredit Anda   

Bagaimana merekam jejak rapor utang Anda? caranya melalui Sistem Informasi Debitur dari Bank Indonesia. Pengecekan bisa dilakukan secara online ataupun datang langsung. Untuk pengecekan online Anda dapat melakukan permintaan Informasi Debitur Individual (IDI) Historis dengan mengakses ke menu Bagian Moneter pada Biro Informasi Kredit pada web www.bi.go.id. Sedangkan untuk akses langsung Anda bisa mengunjungi Gerai Info BI di Gedung B Bank Indonesia.

IDI Historis ini akan memberikan debitur nilai 1 sampai 5. Jika kredit Anda lancar, maka Anda akan diberi nilai 1. Sebaliknya jika kredit Anda macet, Anda akan diberikan nilai 5. Untuk mengetahui nilai SID, Anda cukup mengunduh formulir yang tersedia di tautan tersebut.

Baca juga : Cek Kesehatan Keuangan Anda 

Bagaimana Penyelesaian Masalah Kredit

Bila mempunyai nilai SID 5 maka Anda akan kesulitan untuk mendapatkan kredit dari lembaga pembiayaan. Untuk itu cek kembali apakah ada utang Kartu Kredit yang tertunggak. Jika masih ada, maka segera lunasi, atau jika memungkinkan Anda dapat melakukan negosiasi dengan hanya membayar pokok-nya saja.

Contoh yang lain jika karena suatu kondisi pasangan Anda tidak bekerja lagi, sehingga yang tadinya Anda mendapatkan penghasilan dari dua sumber penghasilan. Saat ini menjadi satu penghasilan saja untuk membayar utang. Hal ini cukup berat untuk Anda dan rasio kemampuan membayar cicilan menjadi lebih dari 40% belum ditambah utang konsumtif yang lain.

Cara yang harus ditempuh adalah coba untuk merestrukturisasi utang Anda dengan mengurangi cicilan sesuai dengan kemampuan Anda yang otomatis akan menambah panjangnya tenor cicilan. Alternatif lain untuk utang KPR ada beberapa Lembaga Pembiayaan yang dapat memberikan fasilitas pelunasan sebagian. Pelunasan sebagian ini pun dapat digunakan sehingga pembayaran cicilan utang Anda berkurang.

Utang dapat digunakan untuk membantu Anda ataupun dapat menyulitkan Anda, Untuk itu bijak dan cermatlah dalam berutang. Jangan sampai Anda membuat keputusan finansial yang salah.

panduan-berhutang

berani-utang-berani-bayar

Iklan