10 Tips Agar Tidak Menyesal Salah Membeli Asuransi Jiwa

10 TIPS MEMBELI ASURANSI JIWA

Pertumbuhan asuransi jiwa di Indonesia sangatlah pesat, data menunjukkan pertahun perkembangan asuransi jiwa sangat signifikan dalam 5 tahun terakhir. Walaupun perkembangan asuransi jiwa cukup baik, namun kesadaran untuk membeli asuransi jiwa sangatlah kurang. Begitu risiko datang, tidak sedikit dari mereka yang dulunya pernah ditawari asuransi akhirnya menyesal. Orang bijak berkata penyesalan datangnya selalu di akhir, jika di awal namanya adalah kesadaran. Untuk meningkatkan kesadaran perencanaan keuangan sejak dini, saya selalu share gratis di blog www.pandjiharsanto.com dan melaui twitter @pandjiharsanto .

Dari beberapa pengalaman yang sering kami temui dalam memberikan konsultasi kepada klien, hampir 90% orang Indonesia membeli asuransi jiwa yang kurang tepat, kurang tepat ini artinya mereka membeli asuransi tapi tidak sesuai dengan kebutuhannya. Nah supaya kita tidak menyesal membeli asuransi apa saja sih tipsnya? Baca lebih lanjut

CERDAS MEMILIH PERLINDUNGAN

Tony : ASURANSI…???
Anwar : iya asuransi kamu udah punya?
Tony : ada
Anwar : asuransi jenis apa? Berjangka, seumur hidup, dwiguna atau unit link?
Tony : apa ya…??!!
Anwar : berapa uang pertanggungannya apa sudah cukup?
Tony : Gak tahu juga
Anwar : ALAMAK… Kog gak tau…
Tony : Habis kasian sama yang jual.. Yang jual masih saudara sih…
Anwar : Sekarang hitung deh yang betul, berapa kebutuhan asuransimu
Tony : Bagaimana caranya..?? Apa bisa dihitung..???
Anwar : Pada dasarnya, asuransi jiwa melindungi penghasilan
Tony : maksudnya..??
Anwar : Jika terjadi sesuatu pada pencari nafkah, keluarga masih dapat memenuhi kebutuhannya..
Baca lebih lanjut

MENGENAL PRODUK UNIT LINK

link : http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2011/10/28/14550489/Mengenal.Produk.Unit.Link

KOMPAS.com – Krisis 2008 sempat menekan penjualan produk unit link jenis equity funds alias produk berbasis investasi saham turun drastis. Contohnya, menurut Manager Marketing & Nonagency Commonwealth Life Dekih Sofyan Budiman, nilai produk equity funds Commonwealth Life di 2008 sempat turun 50,96 persen.

Tak heran,banyak nasabah unit link pun trauma terhadap produk ini. Benny Putranto, misalnya, mengaku jerih melihat duitnya sekitar Rp 150 juta di unit link merosot drastis. Tak lama, ia menutup produk unit link ini dan putus hubungan dengan perusahaan asuransi penerbit unit link tersebut. Hingga kini, dia belum berani mencoba membeli produk unit link lagi.

Mengapa ini terjadi? Sederhana saja jawabannya, Banyak nasabah ternyata belum memahami betul produk asuransi berbalut investasi ini. Tak hanya belum paham betul struktur dan tujuan investasi di unitlink, banyak pula yang beranggapan, unit link itu bebas risiko.

Baca lebih lanjut

EXIT STRATEGY DARI INESTASI UNIT LINK DEMI MENEKAN KERUGIAN

Tabloid Kontan mingguan  No. 41-XV 2011 4 – 10 Juli 2011

Halaman 20 -21 menyatakan bahwa nilai investasi dan proteksi unitlink tak sebanding dengan setoran premi. Hal ini memang sangat masuk akal karena produk unitlink produk mahal yang serba tanggung.

exit strategy menekan kerugian unitlink bagian 1

exit strategy menekan kerugian unitlink bagian 2

Kenapa Tidak Pada Unitlink bagian 1a

Kenapa Tidak Pada Unitlink bagian 1b

kenapa tidak pada unit link bagian 2

http://qmfinancial.com/content/view/140/36/

Kenapa tidak pada unitlink bagian 3

Dari segi proteksi tidak maksimal maupun deri segi investasi. Banyak yang belum memahami bahwa dalam perencanaan keuangan keluarga membedakan antara asuransi, investasi dan tabungan. Baca lebih lanjut