RUANG KONSULTASI

Kepada Para pembaca situs ini, Saya menyiapkan ruang konsultasi bagi Anda yang ingin menanyakan masalah perencanaan keuangan.

Yang perlu diperhatikan dalam bertanya adalah Saya tidak akan menjawab yang merefer pada suatu produk tertentu. Sebagai perencana keuangan independen, Saya tetap menjaga independensi dan tidak digunakan sebagai alat untuk pemasaran suatu produk tertentu. Mengenai pertanyaan karena ini merupakan jalur umum maka saya akan memberikan lewat jalur umum dan saya share kepada pembaca yang lain sebagai pembelajaran dalam mengelola keuangan dengan baik. Banyak pilihan yang baik namun kita harus dapat memilih yang terbaik dari yang terbaik. mengenai alamat email Anda tetap akan saya rahasiakan. Tujuannya adalah untuk mengedukasi masyarakat.

Banyak sekali masyarakat kita yang salah dalam mengelola keuangan.

Saya berharap dengan dibukanya ruang konsultasi ini akan membantu Anda dalam mengelola keuangan secara baik dan bijaksana, sehingga apa yang menjadi tujuan keuangan Anda dapat tercapai. Dengan begitu Anda akan menjadi mandiri dalam hal finansial dan Bangsa INDONESIA menjadi negara yang POWER FULL dan Mandiri dalam hal keuangan.

Untuk mengajukan masalah dan pertanyaan Anda, Anda dapat mengirimkan email kepada alamat di bawah ini :

pandji.harsanto@gmail.com

dengan subjek : RUANG KONSULTASI

dengan menyertakan data sebagai berikut :

Nama :

Usia :

Pekerjaan :

Status :

Nomor HP :

Kota Tempat Tinggal :

Selamat Berkonsultasi dan merencanakan keuangan pribadi.

10 thoughts on “RUANG KONSULTASI

  1. Ping-balik: RUANG KONSULTASI « Pandji Harsanto

  2. agus sopyan
    32 th
    menikah
    082164713575
    pegawai di mahkamah agung
    jl.sunan ampel warnasari citangkil cilegon
    mf mau tny..sy pnya penghasilan rata2 10 jt/bl ingin bli rumah+mobil ..rata2 simpanan 5jt/bl…gmn cara terbaiknya? trmksh

  3. Yth. Pak Agus,
    Maaf karena kesibukan baru membalas komentar Pak Agus.
    Saya sarankan untuk membeli rumah bisa kredit karena merupakan hutang produktif https://pandjiharsanto.com/2012/01/03/hutang-baik-dan-hutang-buruk/
    Namun jika membeli kendaraan jika bisa dengan cash akan lebih baik dengan cash yang sesuai dengan kemampuan Bapak Agus.
    Karena untuk kendaraan pastinya akan ada penyusutan (nilainya cenderung turun)

    yang perlu di perhatikan adalah jika ingin mencicil, maka besarnya cicilan tidak lebih dari 30% penghasilan bulanan.
    Pada kasus Pak Agus, maka sebaiknya cicilan tidak lebih dari 3 juta per bulan.
    Untuk Rasio keuangan yang sehat ada bab 3 hal 57 Buku Make Your Own Plan

    jika Anda mengambil suku bunga efektif Bank sebesar 13%,
    Maka utang pokok KPR yang Bapak bisa ambil untuk jangka waktu 10 tahun adalah sebesar 200,9 juta
    sedangkan untuk jangka waktu 15 tahun adalah sebesar 237.1 juta

    Namun jika Anda menggunakan KPR syariah dengan bunga flat misalnya 8% per tahun
    maka Besarnya utang pokok untuk jangka waktu 10 tahun adalah sebesar 200 juta
    dan untuk jangka waktu 15 tahun adalah sebesar 246 juta

    Bagaimana cara menghitung suku bunga flat dan efektif
    Kami jelaskan secara lengkap di halaman 104 Bab 5 Buku Make Your Own Plan

    Semoga dapat membantu Pak Agus dalam mencapai tujuan keuangannya memiliki rumah dan kendaraan.
    Amien…
    Salam,

  4. Nama : pujo agus prasetyo
    Usia : 25 thn
    Pekerjaan : swasta
    No telp : 08384707XXXX
    Kota tinggal : surabaya

    Saya sedang ingin merencanakan keuangan saya untuk kedepannya… Tetapi saya sedang bingung… Antar saya harus mengambil asuransi kesehatan terlebih dahulu ataukah langsung mengambil investasi di reksadana.? Saat ini penghasilan saya berkisar 2,8 -3 juta… Mohon infonya apa yang sebaiknya saya ambil terlebih dahulu dan tepatkah jika saya mengambil reksadana? Karena saya juga berencana menikah di 3-4 tahun lagi.. Terima kasih

  5. Hai Mas Agus,
    Apa kabarnya, terimakasih atas pertanyaannya…
    Saya senang dengan anak muda yang sudah peduli dengan masa depannya.
    Bagaimana dia perlu mengelola keuangannya dengan benar dan terarah,
    jangan seperti saya waktu muda dulu, gak ngerti sama sekali cara ngelola keuangan yang bener
    belum lagi utang kartu kredit dimana-mana
    Alhamdulillah sekarang gak ada utang konsumtif sama sekali.
    saya ingin sharing saja tentang pengalaman saya ya Mas Agus,
    dulu ketika saya seusia Mas Agus, sekitar tahun 2000
    gak ada buku panduan perencanaan keuangan yang spesifik dan membahas teknis urutan panduan pengelolaan keuangan dengan terstruktur.
    Maka dari itu saya dan rekan saya Diana Sandjaja
    Menulis Buku Make Your Own Plan! Perencanaan Keuangan Nggak Pake Ribet

    Apa yang Mas Agus tanyakan mengenai ambil asuransi kesehatan dulu atau investasi reksadana dulu sudah ada jawabannya di BAB 3 di buku MYOP
    dan bagaimana teknis langkah2nya juga sudah diurutkan secara spesifik seperti yang tertera di Bab 9 Buku tersebut.

    Silahkan Mas Agus membaca buku MYOP terlebih dahulu,
    buku ini sudah tersedia di jaringan toko buku Gramedia seluruh Indonesia..

    Semoga Bangsa kita menjadi Bangsa yang sejahtera dengan pengelolaan keuangan yang benar dan terarah.
    jika sudah membaca tuntas buku MYOP, dan ingin ada yang ditanyakan silahkan,
    Dengan senang hati saya membantu Mas Agus.

    Salam sukses selalu untuk Mas Agus..

  6. Nama : alviana
    Usia : 24 thn
    Pekerjaan : pegawai
    No telp : 0898804XXXX
    Kota tinggal : lampung

    Saya sedang ingin merencanakan keuangan saya untuk kedepannya… kebetulan saya baru menikah sebulan yang lalu dengan kondisi suami saya bekerja di jakarta sedangkan saya sendiri bekerja di lampung. sebagai keluarga baru dengan kondisi yang tidak satu rumah, kami ingin melakukan perencanaan keuangan keluarga yang maximal agar kedepannya kami bisa memiliki tempat tinggal, kendaraan dan pendidikan terbaik untuk calon anak kami.
    kami memohon saran bapak kepada kami dalam rangka mengatur kondisi keuangan kami agar dapat memperoleh hal yang kami inginkan.
    sebelumnya, kami ingin memberi informasi mengenai kondisi dan pengeluaran kami.
    penghasilan saya sekitar 9 juta
    penghasilan suami sekitar 3-4 juta (dalam kondisi tanpa menghitung apabila ada penghasilan tambahan suami)
    pengeluaran kami dalam satu bulan
    1. biaya pendidikan untuk 3 adik saya 1.7 juta
    2. biaya kos saya 350rb
    3. biaya kos suami 350 rb
    4. biaya perjalanan suami untuk ke lampung 290 rb (dua kali ke lampung = 580rb)
    5. biaya makan sehari saya 50 rb
    6. biaya makan sehari suami 30 rb
    7. biaya pulsa 450rb
    8. biaya laundry 50rb
    9. make up 100rb
    10. biaya transportasi saya 500rb dan suami 100rb
    11. biaya kredit motor 625rb selama 2 tahun
    12. biaya untuk kebutuhan pribadi saya 600rb ( sabun, jajan dsb), suami 300rb
    (maaf agak lupa dengan pengeluaran kami)

    selain pengeluaran diatas, saya memiliki hutang bank sebesar 2.065.000 selama 4 tahun sejak oktober 2013 untuk membeli sebidang tanah di lampung, yang rencananya akan kami bangun rumah di atasnya.
    mohon saran bapak

  7. dengan menyertakan data sebagai berikut :

    Nama :yogi fahma dinata

    Usia :24 tahun

    Pekerjaan :swasta

    Status :belum menikah

    Nomor HP :085648535907

    Kota Tempat Tinggal :surabaya

    assalamualaikum, saya seorang pekerja swasta yg memiliki gaji standard umk 2,2 juta. dalam 2 tahun ke depan saya merencanakan sebuah hajat pernikahan. namun saya juga berencana memiliki sebuah rumah krn sejak kecil saya belum memiliki rumahk. saat ini saya sedang berinvestasi pada emas dan reksadana. krn harga cicilan rumah di surABAYA agak berat. pertanyaan saya:
    1. bgmna kah mengatur keuangan 1 juta perbulan agar bisa mengambil cicilan rumah?
    2. adakah alternatif lain untuk bisa mengambil rumah dgn gaji yg kecil seperti saya?

  8. Yth. Mas Yogi,
    Walaikumsalam Mas Yogi,
    Pertama karena masih suasana lebaran, saya ucapkan selamat hari raya Idul Fitri 1435 H. Mohon Maaf Lahir Batin..
    Saya sangat kagum dengan Mas Yogi, di usia yang masih muda 24 tahun tapi sudah berencana untuk mengelola keuangannya dengan benar dan terarah.
    Memang sama-sama kita ketahui bahwa memang pendidikan keuangan dasar dan menengah di jenjang pendidikan kita, belum diajarkan bagaimana cara mengelola keuangan yang baik.
    Jika saja di sekolah pendidikan Menengah pertama atau atas, pendidikan mengelola keuangan harus sudah ditanamkan. Sehingga generasi penerus bangsa ketika sudah memasuki dunia kerja dan memiliki penghasilan sendiri sudah dapat mengelola penghasilannya dengan benar.
    Sehingga apa yang menjadi masalah Mas Yogi dan pemuda-pemuda yang seumuran Mas Yogi sudah tahu bagaimana solusinya. Sudah tidak dapat dipungkiri lagi faktanya bahwa literasi keuangan di di Indonesia sangat rendah dan jauh tertinggal dengan negara-negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, Filipina dan Thailand.
    Apa sebabnya? Karena di sistem pendidikan kita masalah mengelola keuangan ini tidak pernah diajarkan.
    Bagaimana tingkat kesejahteraan masyarakat dapat diukur dari tingkat literasi keuangannya..
    Bagaimana perekonomian suatu negara dapat maju, jika entitas ekonomi yang paling kecil yaitu keluarga juga masih belum dapat dikelola dengan baik.
    Semoga tahun-tahun kedepan masalah pendidikan keuangan ini menjadi perhatian yang serius bagi Pemerintah khususnya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk memasukan kurikulum pendidikan finansial ke tingkat menengah pertama dan menengah atas.
    Menjawab pertanyaan dari Mas Yogi dan email serupa dari yang seumuran Mas Yogi :
    Bagaimanakah mengatur keuangan 1 juta perbulan agar bisa mengambil cicilan rumah?
    Dari penghasilan yang diterima sebesar 2,2 juta per bulan, maka jika Anda ingin memiliki kredit, maka rasio cicilan utang yang sehat adalah 30% dari penghasilan, yaitu sebesar 660ribu per bulan.
    Saat ini ada program dari Pemerintah untuk rumah bersubsidi,
    Untuk cicilan rumah bersubsidi mulai dari sebesar 700ribu, jadi jika ingin melakukan cicilan KPR secara perhitungan sudah bisa, dan Anda hanya perlu menambah penghasilan menjadi total penghasilan sebesar 2.350.000

    Mengenai ketentuan rumah bersubsidi ada lima persyaratan, yakni sebagai berikut:
    1. Masyarakat yang berpenghasilan tetap dengan gaji pokok untuk Rumah Sejahtera Tapak paling besar Rp3,5 juta dan Rusun Rp5,5 juta.
    2. Belum pernah memiliki rumah
    3. Belum pernah menerima subsidi perumahan dan FLPP
    4. Mempunyai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
    5. Menyerahkan fotokopi (SPT) tahunan Pajak Penghasilan (PPh) orang pribadi atau surat pernyataan bahwa penghasilan pokok yang bersangkutan tidak melebihi batas penghasilan pokok yang dipersyaratkan.
    Semoga jawaban saya dapat menjadi solusi untuk Mas Yogi.
    Sebagai saran, Mas Yogi dapat mengelola keuangan dengan benar dan terarah dengan membaca dan mempraktikan Buku Make Your Own Plan! Perencanaan Keuangan Nggak Pake Ribet.
    Semoga apa yang menjadi cita-cita dan impian Mas Yogi untuk dapat membeli rumah dapat terwujud. ‎
    Aminn YRA..

  9. Nama : kustedi

    Usia : 28

    Pekerjaan : swasta

    Status : lajang

    Nomor HP : 081359151XXX

    Kota Tempat Tinggal : malang

    –Assalamualaikum.Selamat sore pak panji, terimakasih sudah berkenan membaca email dari saya, saya mempunyai rumah yang masih dalam tanggungan kredit/KPR. Rencana nya saya mau menjual rumah saya/oper kredit, perlu diketahui dulu KPR rumah saya seharga 125juta dengan cicilan 1.260.000/bulan dan sekarang sudah menginjak cicilan tahun kedua (masa kredit 15tahun), Berapa harga yang sebaiknya saya tawarkan kepada calon pembeli Pak pandji, mengingat total biaya yang telah saya keluarkan sebesar 80juta (renovasi,administrasi,total cicilan sampai bulan ini) dan juga harga rumah yang se-type dengan rumah saya naik menjadi 180 juta (masih standart developer/blm renovasi). Dan juga pak jika rumah saya sudah terjual apakah biaya administrasi pembelian masih menjadi tanggungan saya terhadap bank pemberi KPR (BRI Syariah). Terimaksih pak panji, saya tunggu balasannya. Wassalamulaikum–

  10. Yth. Pak Kustedi,
    Walaikumsallam Pak,
    untuk menilai harga jual rumah Bapak ada 2 cara yang obyektif
    Pertama Bapak bisa meminta rumah Bapak di appraisal untuk di nilai berapa harga jualnya.
    Yang Ke-2 Bapak bisa menanyakan ke lingkungan sekitar rumah Bapak, berapa harga dengan luas tanah dan luas bangunan yang Pak Kustedi miliki..
    Jika rumah sudah terjual dan lunas dari KPR maka Anda sudah terlepas dari biaya KPR.
    Kebetulan saya juga tinggal di Malang,
    silahkan jika ingin berkonsultasi lebih lanjut…

    Semoga menjawab..
    Salam,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s