KONSULTASI MINGGU KEDUA BULAN MARET 2012

PERTANYAAN

Setelah mengetahui seluk beluk unit link, saya jadi agak ragu nih. Saya sudah ikut unit link di salah satu bank swasta hampir 1 tahun lalu. Nilai asuransi saya ambil paling rendah dengan risiko investasi paling tinggi (agresif), dengan masa setoran dana sampai dengan 10 tahun tetapi nilai invest bisa sampai 20 tahun. Maksud saya, ambil asuransi jiwa dgn nilai paling rendah karena saya pikir dgn usia masih dibawah 30, yang saya butuhkan adalah investasi, asuransi hanya untuk preventif. Apa tindakan saya ini salah?

Hendra,via email

JAWABAN

Dear Pak Hendra,

Tindakan Anda untuk segera berasuransi dan berinvestasi adalah tindakan yang tepat, namun untuk membeli produk investasi sebaiknya Anda membeli di perusahaan yang menjual produk investasi, bukan pada perusahaan asuransi.

Untuk kebutuhan perlindungan finansial Anda, maka sebaiknya untuk mendapatkan Uang pertanggungan yang besar dengan premi yang sangat murah kami sarankan untuk membeli produk asuransi jiwa berjangka (term life insurance).

Sejatinya yang perlu dilindungi oleh asuransi jiwa adalah orang yang telah memiliki penghasilan dan mempunyai tanggungan. Jika Anda sudah mempunyai penghasilan namun tidak ada orang yang bergantung pada penghasilan Anda, maka sangat tidak tepat jika Anda membeli produk asuransi jiwa.

Suatu produk asuransi unit link sangat tidak maksimal baik untuk asuransi maupun untuk investasi, karena produk ini memiliki biaya yang sangat mahal, ada biaya akuisisi dan biaya subcription yang cukup besar dibanding anda membeli produk reksadana.

PERTANYAAN

Untuk menyenangi hati adik, ultah ke-17 nya dirayakan dengan biaya seuruhnya dari saya. Sayangnya, saya tidak bisa mengontrol pengeluaran sehingga menguras tabungan dan menghabiskan limit kartu kredit.

Sekarang saya tidak punya uang cukup untuk melunasi utang-utang tersebut. Ada, sih, sisa tabungan, tapi sedikit sekali. Apa yang bisa saya lakukan untuk membayarnya? Dan, benarkah saya bisa meminta keringanan dari bank untuk pembayaran utang-utang ini? Bagaimana caranya?

     Arie via email

JAWABAN

Dear Ibu Arie,

Untuk pembayaran, Anda setidaknya membayarnya diatas minimum payment sampai dengan lunas.

Untuk keringanan dari pihak penerbit kartu kredit biasanya bisa diberikan jika Anda menunggak. Pihak penerbit akan menawarkan Anda dengan bunga lebih rendah dan cicilan tetap, namun kartu kredit Anda akan di non-aktifkan sementara. Setelah hutang Anda lunas maka kartu Anda akan dapat di aktifkan kembali.

Saya sarankan setiap Anda melakukan suatu pengeluaran sebaiknya direncanakan terlebih dahulu, dan pastikan setelah dananya sudah tersedia, barulah Anda melakukan pengeluaran tersebut.

Jangan pernah memaksakan suatu keinginan yang di luar kemampuan Anda.

PERTANYAAN

Seorang teman menawari saya mengikuti forex trading untuk investasi. Keuntungan apa saja yang dapat saya peroleh dari investasi forex? Apa saja risikonya? Berapa sebenarnya modal yang perlu dipersiapkan untuk memulai investasi forex? Serta bagaimana membaca analisa pasar pada forex?

    Fathia Luthfia, Bogor 

JAWABAN

Dear Fathia Luthfia,

Sebenarnya yang ditawarkan teman Anda bukanlah investasi forex namun trading forex.

Trading Forex ini termasuk perdagangan bursa berjangka atau bisa disebut dengan futures.

Perusahaan Futures tersebut harus terdaftar dalam Jakarta Futures Exchange (JFX) dan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka komoditi (BAPEPPTI) dibawah Kementerian Perdagangan. Jadi jika Anda menanamkan modal Anda pada suatu perusahaan futures, pastikan perusahaan tersebut sudah terdaftar dalam JFX dan BAPEPPTI.

Risiko untuk perdangangan forex memang sangat besar, karena dalam transaksinya menggunakan margin dan leverage, cepat sekali untuk menuai margin dan cepat sekali kehilangan modal Anda.

Modal yang dibutuhkan untuk trading forex ini bervariasi mulai dari 20 sampai dengan 50 juta.

Untuk itu jika Anda tertarik untuk trading forex sebaiknya Anda belajar terlebih dahulu mengenai hal tersebut bisa melalui JFX ataupun perusahaan futures yang sudah terdaftar secara resmi.

PERTANYAAN

Ass.wr.wb.mhn saranx mas pandji,keputusan mana yg lbh bagus utk karir n keuangan rumah tangga sy..sy dihadapkan pd 2 pilihan:

i)   sy berencana akan membeli rumah scr kredit n mulai membuka praktek pribadi

ii)  bekerja d salah satu PTS n klinik swasta djawa,dgn konsekuensi tdk bs serumah dgn suami n otomatis harus kontrak rumah sndiri (anak 1 usia 1,7thn).trimakasih byk sblmx ats saranx.

Lili via email…

JAWABAN

Dear Ibu Lili,

Salam kenal Bu, terimakasih sudah membaca tulisan2 saya.

Ternyata Ibu Lili ini temen dari istri saya. Mohon maaf saya tidak tahu Bu..

Bu Lili saya paham Ibu dihadapkan 2 pilihan yang cukup sulit.

Yang Ibu perlu gali lebih dalam adalah apa yang merupakan kebutuhan dan keinginan.

Keinginan Ibu mungkin adalah mengajar PTS di jawa dan klinik swasta di jawa.

Tapi apakah kebutuhan pokok Ibu sudah terpenuhi seperti :

1. Mempunyai rumah sendiri (yang merupakan kebutuhan primer)

2. Selalu bersama suami, yang dapat menjaga Ibu dan anak Ibu.

3. Kebutuhan anak Ibu untuk mendapatkan bimbingan dan pendidikan dari ayahnya.

Keinginan kadang sifatnya sementara. Setelah tercapai maka akan hilang begitu saja.

Saya yakin rejeki akan selalu ada di tempat kita tinggal, yang penting adalah bagaimana cara mendapatkannya..

Saya sarankan Ibu tetapkan pada pilihan pertama yaitu berencana akan membeli rumah secara kredit dan mulai membuka praktek pribadi atau praktek di tempat yang memberikan penghasilan lebih di kota Ibu tinggal.

Ketika Ibu jauh dari suami, maka akan banyak biaya yang akan di timbulkan seperti :

  • Keluarga Ibu punya 2 pengeluaran, yaitu di tempat suami Ibu tinggal dan di Jawa tempat Ibu tinggal.(Baik untuk biaya makan dan biaya tempat tinggal)
  • Butuh biaya untuk pembantu mengasuh anak ketika Ibu bekerja.
  • Biaya transport untuk bertemu dengan suami minimal sebulan sekali. Jika tiket pesawat PP 1,5 juta. Maka dalam 1 tahun sudah 18 juta. Biaya ini kan seharusnya bisa Ibu gunakan untuk menambah DP KPR.
  • Dana darurat pun harus dibuat 2, minimal dana darurat untuk keluarga 1 anak adalah 9 kali pengeluaran bulanan, dana darurat ini karena ada 2, pertama dipegang suami Ibu, dan  kedua dipegang Ibu

Yang pasti biaya yang dikeluarkan untuk 2 rumah tangga akan menjadi lebih besar dibandingkan dengan 1 rumah tangga.

Tapi sekali lagi ini hanya saran saya Ibu, keputusan selanjutnya Ibu yang harus merundingkan dengan suami, apa tujuan hidup dan tujuan keuangan keluarga yang hendak dicapai.

Salam saya untuk keluarga Ibu di Palembang..

Iklan

2 thoughts on “KONSULTASI MINGGU KEDUA BULAN MARET 2012

  1. Salam kenal pak…
    saya bu lies tinggal di perth australia. usia saya 40 thn.
    saya awam sekali ttg reksadana. saya tertarik dgn dana investasi jangka panjang 10 thn. ttp yg aman dan dpt return yg lbh dr bunga deposito bank. misalnya dana 50 juta. mohon bisa di berikan ilustrasinya dan produk apa yg cocok? terima kasih.

  2. Dear Ibu Lies,
    Terimakasih atas tanggapan tulisan saya,
    memang untuk jangka panjang di atas 10 tahun dapat menggunakan reksadana saham.
    Sebagai ilustrasi jika dana yang saat ini disetor adalah sebesar 50juta maka jika rata-rata return sebesar 25% per tahun maka tahun ke 10 akan menjadi 465,66 juta.
    Mengenai Produk yang cocok, hanya akan saya rekomendasikan kepada klien saya.
    Semoga menjadikan manfaaat..
    Salam…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s