IDEALNYA PUNYA BERAPA REKENING BANK

REKENING BANK

Gak ada yang mengharuskan spesifik kita punya berapa rekening, yang penting kita punya alasan jelas kenapa harus nabung sekian atau investasi sekian. Banyak orang yang masih belum jelas, apa alasan mereka menabung ataupun investasi, berapa besarnya dan untuk apa?
Adanya rekening, dapat membantu kita untuk mengelola aset lancar tersebut. Apakah Anda tau, bedannya simpanan dengan tabungan?
Apa sudah punya rekening untuk dana darurat? Atau tiba-tiba kalo mau liburan ambil uangnya darimana ya? Udah punya rekening hura-hura belum?
Nah kita bahas satu persatu ya. Baca lebih lanjut

Iklan

MERENCANAKAN KEUANGAN SEBELUM MENIKAH

Hello, My Wedding Day!

Menjelang momen penting ini tiba, nggak cuma mental dan fisik yang kudu disiapkan, tapi juga dana besar—duh!

Akhirnya saat yang kita tunggu-tunggu tiba: si dia siap berkomitmen dan resmi melamar! Namun belum sempat mewujudkan pesta pernikahan sesuai impian, kita tersadar kalau tabungan masih pas-pasan banget. Mau meminta ortu membiayai semua, kok, rasanya nggak enak banget.

Makanya, sebelum momen sakral yang bakal kita kenang seumur hidup itu berkurang euforianya karena masalah dana, kita kudu menyiapkannya dari sekarang. Jangan tunggu sampai si dia mengeluarkan kalimat sakti ‘Will you marry me?’ untuk mulai menabung, ah! Baca lebih lanjut

MENGHINDARI KANTONG CEKAK DI AKHIR BULAN

Buat sebagian orang akhir bulan atau sering diistilahkan dengan tanggal tua. Tidak jarang setelah di awal bulan sibuk membayar cicilan rumah, mobil dan kartu kredit. Kocek pun mengering di pertengahan dan akhir bulan.
Jangankan untuk belanja di tanggal tua, untuk sekedar bertahan hidup dan menunggu gajian berikutnya sangat berat.
Atas hal itu penting bagi kita untuk tahu bagaimana mengatur keuangan selama satu bulan. Siapa tahu jika kita pandai dan benar dalam mengatur keuangan bulanan tidak saja terhindar dari penyakit kantong kering, tapi bahkan bisa berbelanja di tanggal tua.

Jika sebelumnya saya pernah sharing tentang mengelola gaji dan belanja bulanan, kali ini saya akan berbagi tips-nya. Baca lebih lanjut

KONSULTASI MINGGU KEDUA BULAN MARET

PERTANYAAN

Setelah mengetahui seluk beluk unit link, saya jadi agak ragu nih. Saya sudah ikut unit link di salah satu bank swasta hampir 1 tahun lalu. Nilai asuransi saya ambil paling rendah dengan risiko investasi paling tinggi (agresif), dengan masa setoran dana sampai dengan 10 tahun tetapi nilai invest bisa sampai 20 tahun. Maksud saya, ambil asuransi jiwa dgn nilai paling rendah karena saya pikir dgn usia masih dibawah 30, yang saya butuhkan adalah investasi, asuransi hanya untuk preventif. Apa tindakan saya ini salah?

Hendra,via email

JAWABAN Baca lebih lanjut

MAU INVESTASI REKSADANA?

Mau Investasi Reksadana?

Cocok untuk pemula yang ‘buta’ investasi (dan minim modal) seperti kita, nih…

Beberapa tahun terakhir, kata reksadana semakin akrab di telinga. Kita tahu bahwa orang membeli reksadana untuk investasi. Tapi, pengetahuan kita, ya, cuma sebatas itu. Jika ditanya lebih detail mengenai apa itu reksadana, gimana cara kerjanya, apa jenis-jenisnya, langsung, deh, angkat bahu—idem

Apa Itu Reksadana? Baca lebih lanjut

KONSULTASI MINGGU KEDUA JANUARI 2012

link : http://pandji-harsanto.com/ruang-konsultasi/625-2/

PERTANYAAN

  1.  Bagaimana cara mengelola keuangan pribadi? Saya pernah baca artikel yang menyarankan untuk menabung idealnya bila masih single adalah 40% dari pendapatan. Saya masih single, umur 24 tahun. Pengeluaran tetap dari pendapatan saya untuk membayar kost. Nggak lupa kebutuhan makan dan sekunder lain seperti transportasi, pakaian, rekreasi. Kalau misalnya say menabung 40% dari pendapat saya, sepertinya biasa hidup juga tidak cukup. Bagaimana kiat mengatur itu semuanya?

Anita Rianti  Via Email

  1. Baca lebih lanjut

EXIT STRATEGY DARI INESTASI UNIT LINK DEMI MENEKAN KERUGIAN

Tabloid Kontan mingguan  No. 41-XV 2011 4 – 10 Juli 2011

Halaman 20 -21 menyatakan bahwa nilai investasi dan proteksi unitlink tak sebanding dengan setoran premi. Hal ini memang sangat masuk akal karena produk unitlink produk mahal yang serba tanggung.

exit strategy menekan kerugian unitlink bagian 1

exit strategy menekan kerugian unitlink bagian 2

Kenapa Tidak Pada Unitlink bagian 1a

Kenapa Tidak Pada Unitlink bagian 1b

kenapa tidak pada unit link bagian 2

http://qmfinancial.com/content/view/140/36/

Kenapa tidak pada unitlink bagian 3

Dari segi proteksi tidak maksimal maupun deri segi investasi. Banyak yang belum memahami bahwa dalam perencanaan keuangan keluarga membedakan antara asuransi, investasi dan tabungan. Baca lebih lanjut